Pesawat Pengintai TNI AL Terparkir di Hutan Kota Abipraya Tuban, Ini Sejarah Panjangnya

oleh -164 Dilihat
WhatsApp Image 2024 09 27 at 11.37.07
Pesawat terbang pengintai TNI AL jenis Nomad N22/24 terparkir rapi di Hutan Kota Tuban, Jumat (27/9). (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik – Kehadiran pesawat terbang di Taman Hutan Kota Abipraya Tuban menjadi buah bibir warga dan netizen. Pesawat terbang jenis Nomad N22/24 itu terparkir rapi di hutan kota Tuban tersebut.

Pesawat ini akan menjadi ikon Taman Kota Abipraya setelah nonaktif dan dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten Tuban. Sebelum dinonaktifkan dan dihibahkan ke Pemkab Tuban, pesawat tersebut memiliki cerita tersendiri.

Mayor Laut Tenik, Trisnanto Setiyadi yang mengawal kedatangan dan perakitan pesawat tersebut menceritakan sekelumit kisah pesawat Nomad N22/24. Dia mengungkapkan, pesawat itu merupakan buatan Australia pada 1970 lalu. Pesawat tersebut menjadi pesawat pengintai yang dimiliki TNI Angkatan Laut untuk mengawasi wilayah laut Indonesia.

”Pesawat ini merupakan pesawat patroli maritim kebanggaan TNI AL pada saat itu,” ungkap Trisnanto Setiyadi, Jumat (27/9). Tidak hanya itu, pesawat nomad ini pernah menjadi ikon dunia penerbangan TNI AL.

Pesawat terbang memang menjadi andalan utama TNI AL untuk tugas pengintaian dan patroli maritim. Pada saat itu, pesawat Nomad N22/24 tergabung dalam Skuadron Udara 800 TNI AL.

Trisnanto Setiyadi mengatakan, pesawat Nomad dilibatkan saat Operasi Seroja di Timor-Timur pada April 1977 silam. Saat itu, pesawat Nomad N22/24 bertugas untuk melakukan patroli wilayah laut. Tugas yang diemban yaitu pengintaian udara (air reconnaissance) dan pengendali bantuan tembakan udara (BTU) atau air spotter.

Tujuannya, untuk mendeteksi kapal musuh yang masuk di kawasan laut Negara Kesatuan Republik Indonesia. Trisnanto Setiyadi berharap dengan adanya pesawat itu dapat mengedukasi masyarakat mengenai luasnya wilayah maritim Indonesia yang menjadi kekayaan alam.

Sekaligus membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme, terutama bagi generasi penerus bangsa. ”Semoga adanya pesawat ini mampu motivasi generasi penerus, terutama di Kabupaten Tuban untuk mencintai wilayah laut negara Indonesia,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.