KabarBaik.co – Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro melakukan inspeksi langsung penyaluran 8.630 paket tahap ketiga bantuan pangan cadangan beras pemerintah di Kantor Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari pada Selasa (6/8).
Inpeksi mendadak (sidak) ini dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan sesuai jadwal dan tepat sasaran. Sehingga masyarakat penerima bantuan bisa segera menerima manfaatnya.
Sebanyak 8.630 penerima bantuan pangan cadangan beras pemerintah se-Kota Mojokerto dipastikan akan menerima masing-masing 10 kilogram beras, dengan rincian 1.835 penerima dari Kecamatan Kranggan, 3.336 penerima dari Kecamatan Magersari, serta 3.459 dari Kecamatan Prajuritkulon.
Sebelumnya program bantuan beras 10 kilogram per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini memang telah digulirkan pemerintah mulai bulan Januari-Juni 2024.
Sosok yang akrab disapa Mas Pj tersebut didampingi Kepala Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Maradona S.J Singal, serta Kepala Kantor Pos Mojokerto, Ketut Krisna Wibawa.
“Hanya ingin memastikan agar penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah ini berjalan lancar, terdiatribusi kepada masyarakat secara tepat dan sesuai jadwal,” ujar Mas Pj.
“Asal bantuan ini dari Bapanas (Badan Pangan Nasional) berdasarkan data P3KE, dan saat ini sudah penyaluran tahap ketiga bulan Agustus, Oktober, Desember,” imbuhnya.
Mas Pj berharap melalui bantuan pangan beras yang disalurkan dapat mengurangi beban masyarakat ditengah kenaikan harga beberapa bahan pokok makanan dan juga bisa menekan laju inflasi di Kota Mojokerto.
“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah naiknya beberapa harga bahan pokok,” jelasnya.
Hanya saja lanjut Mas Pj berdasarkan kebijakan dari pemerintah pusat bahwa penyaluran bantuan beras 10 kilogram saat ini tidak dilakukan setiap bulan. Tetapi menjadi 2 bulan sekali yaitu turun 2 bulan sekali pada Agustus, Oktober dan Desember. (*)





