KabarBaik.co – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan akses energi listrik bagi masyarakat pra-sejahtera. Melalui program sosial bertajuk Light Up The Dream (LUTD), PLN berhasil menyambungkan listrik gratis kepada 812 warga kurang mampu yang sebelumnya tidak memiliki akses listrik mandiri di berbagai wilayah Jawa Timur.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengungkapkan bahwa program LUTD lahir dari inisiatif donasi sukarela para pegawai PLN. Program ini bertujuan untuk memberikan sambungan listrik yang gratis, legal, dan aman bagi masyarakat prasejahtera.
“Dengan semangat Energi untuk Negeri, PLN terus berupaya menjangkau pelosok-pelosok wilayah demi mendukung target elektrifikasi nasional. Kami berharap, melalui program LUTD, tidak ada lagi warga yang tertinggal dalam menikmati manfaat energi listrik. Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Ahmad, Sabtu (21/6).
Di Tulungagung, PLN menyambungkan listrik untuk Kasih, 56 tahun, warga Kecamatan Gondang, dan Suratin, 47 tahun, warga Kecamatan Ngantru. Sebelumnya, keduanya harus menumpang listrik dari tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. Kini, berkat bantuan PLN, mereka bisa menikmati listrik secara mandiri.
“Terima kasih banyak kepada PLN. Saya sangat bersyukur akhirnya bisa memiliki listrik sendiri di rumah. Ini sangat membantu saya dan keluarga,” ungkap Kasih dengan haru.
Di Jombang, kisah serupa dialami Akhmad Yusuf Afandi, warga Mojoagung yang sebelumnya tinggal di bawah jembatan. Kini, ia hidup lebih layak setelah menerima bantuan listrik dan renovasi rumah dari PLN UP3 Mojokerto.
“Terima kasih kepada PLN, sekarang rumah saya ada listriknya. Dulu saya tinggal di bawah jembatan, sekarang saya bisa tinggal di rumah yang terang. Semoga PLN terus sukses dan membantu orang kecil seperti saya,” tutur Yusuf penuh rasa syukur.
Di Gresik, PLN bekerja sama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyambungkan listrik bagi Asmikah, seorang buruh tambak yang selama 15 tahun hanya bergantung pada listrik tetangganya. Selain penyambungan baru, PLN juga memberikan bantuan tambah daya dan paket sembako dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup.
Sementara itu, di Ponorogo, Mbah Gumbrek, seorang lansia warga Desa Pengkol, akhirnya bisa menikmati listrik yang legal dan aman setelah bertahun-tahun menggunakan lampu minyak untuk penerangan sehari-hari.
Program LUTD ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat prasejahtera. Dengan hadirnya listrik, PLN berharap dapat membuka peluang lebih besar bagi peningkatan kualitas hidup, pendidikan, dan perekonomian masyarakat di pelosok Jawa Timur.








