KabarBaik.co – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang sejak Kamis (4/12) hingga Jumat (5/12) diduga menjadi pemicu robohnya pohon beringin raksasa di Dusun Pakutukan, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Sabtu (6/12) pagi. Seorang warga dilaporkan tewas dan satu lainnya berhasil selamat setelah sempat terjebak di dalam kamar mandi umum.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menegaskan bahwa pohon dengan diameter 150-200 sentimeter dan tinggi mencapai 30-40 meter itu tumbang akibat struktur tanah yang melemah setelah diguyur hujan berhari-hari.
“Pohon beringin itu roboh akibat struktur tanah yang tidak mampu lagi menahan beban setelah diguyur hujan berhari-hari,” tegas Sadono, Sabtu (6/12).
Atas kejadian itu, dua warga yang menjadi korban adalah NR (56) dan EW (40). Keduanya tertimpa bangunan kamar mandi umum yang hancur akibat diterjang pohon raksasa tersebut. Saat kejadian, mereka tengah mencuci pakaian di fasilitas umum tersebut.
“Korban sempat terjebak di dalam bangunan sebelum akhirnya berhasil dievakuasi bersama unsur terkait dan warga,” imbuhnya. NR dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara EW selamat. Fasilitas umum dan akses jalan lain di sekitar area tetap aman.
Laporan kejadian diterima Polsek Lawang pukul 06.30 WIB dari perangkat desa setempat. Kapolsek Lawang, AKP Lutfi, menegaskan bahwa insiden ini merupakan bencana alam yang mengakibatkan satu korban jiwa.
Menurut keterangan saksi, NR sempat masuk ke kamar mandi setelah mendengar suara pohon akan tumbang, namun tidak sempat menyelamatkan diri. “Pihak keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” tegas Kapolsek.
Polisi menyebut korban meninggal akibat gagal napas serta luka parah pada kaki, dada, dan kepala karena tertimpa tembok kamar mandi dan batang pohon. (*)






