KabarBaik.co, Malang – Sebuah pohon beringin raksasa tua yang ada di tengah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Sidorukun, Desa Clumprit, Pagelaran, Kabupaten Malang, tumbang hingga ke akarnya. Tumbangnya pohon itu menyebabkan sejumlah makam rusak hingga terangkat dari permukaan tanah.
Peristiwa tersebut viral di media sosial, khususnya Instagram, setelah beredar video yang memperlihatkan akar pohon mencabut tanah makam. Dalam video itu, tampak kain putih yang diduga sebagai kain kafan ikut terangkat bersama akar pohon, sehingga memicu kehebohan warganet.
Berdasarkan tayangan di video yang beredar pada Selasa (31/3), sisa batang pohon beringin beserta akar yang roboh masih berada di area pemakaman. Sejumlah makam juga terlihat dalam kondisi terangkat, meski kain putih yang sempat terlihat dalam video viral sudah tidak tampak lagi.
Warga setempat mengungkapkan kejadian robohnya pohon beringin yang diperkirakan berusia lebih dari satu abad itu sebenarnya telah terjadi pada pertengahan bulan Ramadan 2026, atau sekitar Februari lalu. Namun, peristiwa ini baru ramai diperbincangkan setelah warga yang berziarah saat momen Lebaran mendapati kondisi makam yang rusak.
“Hujan deras disertai angin kencang pada malam hari jadi penyebabnya. Pohon ini memang sudah sangat tua, usianya ratusan tahun,” ujar salah satu warga, Selasa (31/3).
Akibat kejadian itu, sedikitnya diketahui ada sejumlah nisan makam dilaporkan rusak berat karena tertimpa batang pohon. Bahkan, ada makam disebut ikut terangkat bersama bongkahan akar pohon yang roboh.
Salah satu warga juga menyebutkan, sempat diduga ada satu jenazah yang ikut terangkat dari liang lahat saat kejadian berlangsung. Namun, jenazah tersebut kini telah dikembalikan dan dimakamkan kembali secara layak.
Saat ini, warga bersama pihak terkait masih melakukan pembersihan sisa batang pohon serta penataan ulang area pemakaman yang terdampak. (*)






