KabarBaik.co – Layanan transportasi penyeberangan tradisional (tambangan) di kawasan Jambangan, Surabaya, terpaksa dihentikan total pada Senin (19/1) sore. Penutupan ini dilakukan setelah sebuah pohon besar tumbang dan menutup akses dermaga akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur kota sejak sore.
Peristiwa ini sempat mengejutkan warga dan pengguna jasa penyeberangan yang menghubungkan wilayah Jambangan dengan sisi Karang Pilang tersebut. Pohon yang tumbang tidak hanya menutup akses jalan menuju perahu, tetapi juga memutus rantai operasional sementara demi keamanan penumpang.
Rudi, salah satu pengguna jasa penyeberangan yang berada di lokasi saat kejadian mengaku sangat kaget. Ia baru saja hendak memarkir motornya untuk naik ke perahu tambangan ketika terdengar suara gemuruh dari pohon yang mulai miring.
“Tiba-tiba terdengar suara kretek-kretek keras, lalu pohon itu ambruk menutup jalan ke dermaga. Saya kaget sekali, benar-benar mendadak karena anginnya memang sangat kencang,” ujar Rudi di lokasi kejadian, Senin (19/1).
Rudi mengaku bersyukur karena belum sempat melintas tepat di bawah pohon tersebut. “Beruntung saya belum jadi menyeberang. Kalau lebih cepat beberapa detik saja, mungkin saya sudah tertimpa. Akhirnya saya pilih putar balik lewat jembatan Rolak meski jauh,” tambahnya.
Proses evakuasi batang pohon yang tumbang dilakukan oleh pemilik tambangan dibantu warga setempat. Untuk sementara, warga diimbau menggunakan jalur alternatif melalui jembatan permanen karena operasional tambangan baru akan dibuka kembali setelah area dinyatakan steril dan aman.







