Polemik Jalan Rambipuji-Puger, DPRD Jember Usulkan Peningkatan Status

oleh -109 Dilihat
IMG 20250210 WA0032
RDP di ruang Komisi C DPRD Jember (D. K. Aji)

KabarBaik.co – Kerusakan parah di jalan milik Provinsi di jalur Rambipuji-Puger memicu aksi blokade oleh warga sekitar. Hal itu juga berdampak kepada operasional pabrik semen PT. Imasco yang menyatakan telah berhenti produksi karena adanya polemik tersebut.

Persoalan ini juga menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat, di mana ada warga yang setuju jika penutupan akses truk menuju Imasco tetap dilakukan. Di sisi lain masyarakat ingin akses bisa dibuka, karena merupkan mata pencaharian mereka.

Bahkan dalam masalah ini muncul isu jika PT. Imasco akan merumahkan karyawannya karena tidak lagi berproduksi.

Menanggapi isu tersebut, Legal Manager PT Imasco Asiatic, Fendy menegaskan bahwa sejauh ini pihaknya belum mengambil langkah merumahkan karyawan.

“Jumlah karyawan langsung kami hanya 450 orang, bukan 1.600 seperti yang diberitakan. Selain itu, ada lebih dari 3.000 driver yang bekerja untuk pemasok dan distributor kami,” kata Fendy usai rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi C DPRD Jember, Senin (10/2).

Ia menyebut jika situasi ini terus berlanjut, operasional perusahaan akan terdampak. Hal ini tentu akan berimbas pada kelangsungan kerja para karyawan di masa mendatang.

“Setiap perusahaan pasti punya batas ketahanan. Jika kondisi ini tidak berubah, ada kemungkinan kami tidak bisa bertahan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo mengatakan jika informasi soal dirumahkannya karyawan tersebut tidak sesuai fakta di lapangan.

“PT Imasco Asiatic sudah satu bulan berhenti beroperasi. Hal ini terjadi setelah truk pengangkut material dilarang melintasi jalan Rambipuji-Puger,” katanya.

“Jadi mereka tidak bisa beroperasi lebih lama, ada kemungkinan kebijakan merumahkan pekerja bisa terjadi. Kita tentu tidak ingin itu sampai terjadi,” imbuh Ardi.

Terkait perbaikan jalan, Ardi menyebut bahwa PT Imasco Asiatic telah membangun jalan sepanjang 500 meter. Sementara itu, proyek perbaikan jalan oleh PU Bina Marga Provinsi masih dalam tahap lelang.

Ardi menambahkan bahwa ada upaya untuk meningkatkan status jalan Rambipuji-Puger dari kelas III ke kelas II. Pihaknya akan mengusulkan agar peningkatan ini segera direalisasikan.

Dengan kondisi ini, pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah agar jalan Rambipuji-Puger bisa diperbaiki. Hal ini penting untuk memastikan kegiatan ekonomi dan operasional perusahaan kembali berjalan normal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.