KabarBaik.co – Polisi berhasil mengungkap kasus pelemparan batu terhadap Bus Trans Jatim di area Kawasan JIIPE, Jalan Raya Daendles, Kecamatan Manyar, Gresik kurang dari 12 jam, Kamis (15/1). Pelaku berhasil diamankan dan ternyata seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB tersebut mendapat atensi kepolisian yang langsung menerjunkan Tim Macan Giri Satreskrim Polres Gresik. Polisi selanjutnya melakukan serangkaian penyelidikan.
Akhirnya pelaku berhasil teridentifikasi dari nomor polisi kendaraan yang terekaman CCTV. “Pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Jumat (16/1).
Pelaku berinisial SB, 50 tahun, asal Sidayu, Gresik berhasil ditangkap sekitar pukul 16.20 WIB. Mirisnya lagi, ternyata SB berstatus ASN di lingkungan Kabupaten Gresik.
Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan sepeda motor yang digunakan pelaku saat kejadian.
Sebelumnya, layanan transportasi umum Bus Trans Jatim kembali menjadi sasaran aksi vandalisme. Kali ini menimpa bus koridor 4 (Gresik-Lamongan) yang dilempari batu saat melintas di dekat area KEK JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (15/1) pagi.
Kabar yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Akibat lemparan batu, kaca sebelah kanan bus nomor dua dari depan mengalami retak cukup parah.
Peristiwa itu terjadi saat bus sedang mengangkut penumpang yang hendak berangkat kerja dan sekolah.
Retakan kaca membuat penumpang yang duduk di sisi kanan bus kaget dan panik. Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden ini meski kaca nyaris mengenai penumpang.







