KabarBaik.co, Batu – Peristiwa penganiayaan berat terjadi di sebuah warung kopi yang berada di samping Balai Kota Among Tani, Kamis (12/3) dini hari. Tepatnya di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu.
Seorang pria bernama M. Zubaidi (37), warga Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, menjadi korban dalam kejadian tersebut. Ia diduga dianiaya oleh seorang pria yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala setelah dipukul menggunakan palu secara berulang hingga tak sadarkan diri. Warga kemudian membawa korban ke RS Hasta Brata untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Rabu (11/3) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban menghubungi seorang perempuan untuk menjemputnya di lokasi kejadian. Sekitar pukul 21.30 WIB, perempuan tersebut tiba di warung kopi dan melihat korban tengah duduk bersama beberapa orang yang tidak dikenalnya.
Tak lama kemudian, korban terlibat cekcok dengan seorang pria yang diduga sebagai pelaku. Keributan sempat diredam oleh orang-orang di sekitar lokasi. Namun situasi kembali memanas hingga keduanya menjauh dari kerumunan. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga memiting korban dari arah belakang.
Pelaku kemudian mengambil sebuah palu yang berada di dalam gerobak warung dan langsung menghantam kepala korban beberapa kali hingga korban tersungkur dan tidak sadarkan diri. Usai melakukan penganiayaan, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pelapor mendatangi Polsek Batu untuk melaporkan peristiwa tersebut.
Dari lokasi kejadian, petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah palu dan satu gergaji yang ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif penganiayaan sekaligus memburu pelaku yang melarikan diri. (*)






