Polisi Temukan Botol Isi BBM di Lokasi Tewasnya Diduga Ibu dan Anak di Jombang

oleh -176 Dilihat
Lokasi tempat ditemukannya mayat diduga ibu dan anak di Jombang (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co, Jombang – Kondisi dua mayat yang terbakar yang ditemukan di Desa Rejoagung, Ploso, Jombang, memunculkan dugaan adanya peristiwa tidak wajar. Polisi menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, termasuk botol yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM).

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, kedua mayat mengalami kerusakan fisik yang cukup serius.

“Kami menemukan beberapa barang bukti di TKP, salah satunya botol yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM),” ujar Dimas di lokasi kejadian, Rabu (25/2/2026).

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan motif di balik kematian kedua korban. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana, termasuk dugaan pembunuhan atau penyebab lain yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Selain itu, identitas serta hubungan kedua korban juga masih dalam proses verifikasi. Polisi tengah memastikan kebenaran informasi yang beredar bahwa keduanya merupakan ibu dan anak.

Saat ini, kedua jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan oleh tim dokter forensik dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kematian.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter forensik untuk menyimpulkan penyebab kematian korban dan memastikan apakah ini merupakan tindak pidana pembunuhan atau bukan,” pungkas Dimas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.