KabarBaik.co, Batu – Polres Batu menyiagakan Tim Urai khusus untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama libur Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan seiring prediksi lonjakan kunjungan wisatawan ke Kota Wisata Batu yang diperkirakan mencapai 1,1 juta orang.
Tim Urai tersebut merupakan kolaborasi personel gabungan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Sabhara. Lebih dari 30 personel berpengalaman diterjunkan untuk bergerak secara dinamis di sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan.
Kapolres Batu, Aris Purwanto melalui Kasat Lantas, Kevin Ibrahim, mengatakan tim akan beroperasi setiap hari selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. “Tim urai bertugas memantau kawasan rawan macet, blind spot atau titik buta rawan kecelakaan, hingga trouble spot di sekitar objek vital dan destinasi wisata,” ujar Kevin, Kamis (19/3).
Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, patroli intensif juga difokuskan untuk menekan angka pelanggaran. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan para pengendara, khususnya wisatawan yang kerap abai terhadap aturan saat kondisi jalan padat.
Berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, sejumlah titik strategis menjadi prioritas pengawasan Tim Urai, meliputi jalur masuk Kota Batu di Jalan Ir Soekarno (Pendem), kawasan Alun-alun Kota Batu, destinasi wisata unggulan, Simpang Songgoriti, serta jalur Klemuk hingga Payung.
Selain itu, kepolisian juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional, seperti penerapan sistem satu arah (one way) hingga pengalihan arus ke jalur alternatif melalui Karangploso atau Giripurno. “Situasional dalam hal ini melihat kondisi di lapangan. Begitu terdeteksi adanya kepadatan melalui pantauan tim maupun CCTV, skema pengaturan langsung dieksekusi,” jelas Kevin.
Pihaknya juga mengimbau para pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memasuki kawasan Kota Batu yang memiliki kontur jalan menanjak. “Pastikan kondisi rem kendaraan berfungsi dengan baik,” tandasnya. (*)






