Popsivo Polwan Pecah Telur! Peta Final Four Proliga 2026 Sengit, Semua Tim Saling Mengalahkan

oleh -428 Dilihat
YONKAIRA PENA
Yonkaira Pena, menyumbang poin banyak untuk kemenangan Popisivo Polwan 3-1 atas Electric PLN.

KabarBaik.co, Solo- Peta persaingan menuju kursi panas Grand Final Proliga 2026 sektor putri makin menyala di GOR Sritex Arena, Solo. Jakarta Popsivo Polwan akhirnya berhasil memutus tren negatif mereka dengan menundukkan Jakarta Electric PLN Mobile, lewat laga dramatis empat set yang berakhir dengan skor 3-1 (25-21, 25-22, 20-25, 25-19), Jumat (10/4).

Kemenangan tersebut tak hanya memberikan tiga poin perdana yang sangat berharga bagi Popsivo, tetapi juga mulai mengacaukan kalkulasi peluang di papan klasemen sementara.

Setelah sempat tertekan di set ketiga, duo meriam asing Popsivo, Malwina Smarzek dan Yonkaira Peña, kembali menemukan sentuhannya di set keempat. Smarzek tampil klinis di poin-poin kritis, menutup perlawanan Electric PLN dengan skor 25-19.

Hasil tersebut membawa Popsivo merangkak ke posisi ketiga klasemen sementara, sekaligus menjaga asa mereka untuk tetap bersaing di jalur juara.

Hingga laga ketiga ini, fenomena unik terjadi di kategori putri. Semua tim tercatat sudah pernah saling mengalahkan. Tidak ada tim yang benar-benar dominan, menjadikan setiap set yang dimainkan sangat menentukan nasib mereka.

Saat ini, Jakarta Pertamina Enduro masih memimpin di puncak klasemen dengan raihan 7 poin. Di posisi kedua, membayangi ketat Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia yang mengantongi 6 poin. Jakarta Popsivo Polwan kini menguntit di peringkat ketiga dengan 3 poin, sementara Electric PLN tergeser ke posisi juru kunci dengan 2 poin. Keempat tim tersebut sudah sama-sama menyelesaikan tiga pertandingan.

Dengan format Proliga 2026 yang hanya meloloskan peringkat satu dan dua ke babak Grand Final, laga keempat dipastikan akan menjadi “perang saraf”. Selisih poin yang sangat rapat membuat posisi Pertamina Enduro di puncak sekalipun belum sepenuhnya aman dari kudeta tim di bawahnya.

Yang membuat musim ini semakin prestisius adalah penerapan sistem “The Best Three” untuk penentuan gelar juara di partai puncak nanti. Sistem ini menuntut konsistensi ekstra karena tim juara harus memenangkan dua dari tiga laga final yang dijadwalkan.

Hasil di Solo hari ini membuktikan bahwa di babak Final Four, statistik di atas kertas bisa runtuh seketika. Popsivo Polwan yang sebelumnya berangkat tanpa poin pun mampu menumbangkan Electric PLN yang mengalahkan pemimpin klasemen sementara, Pertamina Enduro.

Kini, setiap tim harus bertarung habis-habisan di laga sisa demi tiket emas menuju Grand Final. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.