KabarBaik.co, Jombang — DPC PDI Perjuangan Jombang mendirikan Posko Gotong Royong untuk melayani para pemudik saat Hari Raya Idul Fitri 2026. Posko ini berada di Desa Tanggalrejo, Mojoagung, yang merupakan jalur strategis perlintasan Surabaya menuju Jawa Tengah.
Ketua Pelaksana Kegiatan Dodit Eko Prasetiyo mengatakan pemilihan lokasi didasarkan pada tingginya mobilitas pemudik yang melintas di kawasan tersebut.
“Mojoagung ini jalur nasional, jadi hampir semua pemudik dari arah Surabaya ke Jawa Tengah pasti lewat sini,” ujar Dodit, Sabtu (21/3).
Berbeda dari posko pada umumnya, posko ini mengusung konsep gotong royong dengan memanfaatkan rumah warga sebagai pusat layanan. Posko tersebut berada di teras rumah Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Mojoagung.
“Posko ini didirikan oleh masyarakat, untuk masyarakat. Penjagaannya juga dilakukan bersama antara warga dan pengurus partai,” kata dia.
Posko mulai beroperasi sejak 19 Maret 2026 dan dibuka selama 24 jam hingga arus balik Lebaran selesai dan kondisi lalu lintas kembali normal.
Meski berlokasi di rumah warga, fasilitas yang tersedia cukup lengkap. Pemudik dapat beristirahat sambil menikmati makanan dan minuman gratis. Selain itu, tersedia dapur umum, kamar mandi, serta area istirahat tanpa dipungut biaya.
Panitia juga menyiapkan perlengkapan pertolongan pertama (P3K) dan satu unit ambulans yang siaga selama 24 jam untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Dodit mengimbau pemudik untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan jika dalam kondisi lelah atau mengantuk.
“Kalau capek, silakan istirahat. Jangan dipaksakan, karena keluarga menunggu Anda sampai di rumah dengan selamat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Mojoagung, Suwandi, memastikan kesiapan warga dalam mendukung operasional posko tersebut.
“Kami sudah atur jadwal jaga secara bergantian. Warga dan kader partai ikut terlibat agar pemudik merasa aman dan nyaman,” kata Suwandi. (*)






