KabarBaik.co – Polres Batu telah memusatkan pemantauan perayaan malam Tahun Baru 2025 di Pos Pelayanan (Posyan) Batu Police Stasion di Batos, Kota Batu. Berdasar pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, Kota Batu selalu menjadi jujukan masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan saat libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas. Karena itu, Polres Batu telah melakukan persiapan dengan cara memetakan titik-titik rawan macet, trouble spot, potensi okupansi restoran, hotel hingga tempat wisata. Dari pemetaan tersebut, Polres Batu merancang pola-pola manajemen lalu lintas untuk mengurai kepadatan di titik-titik atau lokasi rawan, baik di beberapa persimpangan jalan maupun kawasan restoran, tempat oleh-oleh dan wisata.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata menyatakan, pemantauan titik rawan dilakukan melalui CCTV yang sudah tersebar dan teknologi Google Maps. Pemantauan dilakukan secara berkala, terutama pada saat mobilitas wisatawan tinggi. “Untuk pemantauan dan kontrol kita pusatkan di Pos Pelayanan Batu Police Stasion di Batos,” kata Andi, Sabtu (28/12).
Andi menjelaskan, ketika kepadatan arus lalu lintas terjadi, petugas yang melakukan pemantauan akan menginformasikan kepada tim di pos pengamanan yang bersiaga untuk melakukan penanganan. Hal ini dikenal dengan istilah rekayasa sederhana. “Yang disebut rekayasa sederhana ini yaitu seperti pemasangan water barrier untuk mencegah crossing, convergin maupun divergin di persimpangan. Kemudian, juga bisa dengan menerjunkan petugas langsung ke lokasi kepadatan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas,” tuturnya.
Menurut Andi, pola rekayasa lalu lintas sederhana ini sudah berhasil diterapkan di beberapa titik yang kerap mengalami hambatan saat libur Nataru. “Seperti simpang tiga TMP atau dari arah Jalan Abdul Gani menuju Jalan Suropati dan exit Singosari atau Jalan Trunojoyo,” tandas Andi. (*)







