KabarBaik.co, Surabaya – Bernardo Tavares pasti tidak main-main saat Persebaya menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2) sore. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh Bonek, pelatih asal Portugal itu diprediksi menurunkan komposisi paling ofensif sejak menit awal. Terlebih, di leg pertama, Green Force dibungkan 2-0 oleh Dewa United.
Satu keputusan krusial, berpeluang mengarah pada perubahan di lini tengah. Jika kondisi fit 100 persen, Rachmat Irianto diprediksi bakal mengisi starting XI, menggeser Toni Firmansyah. Pilihan itu diharapkan agar Persebaya dapat tampil lebih wani dan agresif untuk membongkar pertahanan Dewan United, yang kemungkinan bermain ”parkir bus”.
Momentum kemenangan besar 3-0 atas PSIM Yogyakarta pekan lalu dinilai ikut memengaruhi arah taktik Tavares. Meski Toni Firmansyah tampil disiplin sebagai penyeimbang permainan, masuknya Rian–panggilan akrab Rachmat Irianto–di babak kedua terbukti mengubah ritme pertandingan. Energinya menghadirkan tekanan konstan, sebelum akhirnya mencetak gol solo run spektakuler yang mengunci kemenangan.
Nah, boleh jadi karena performa itulah membuat peluang putra almarhum Bejo Sugiantoro itu tampil sejak menit pertama semakin terbuka.
Menghadapi Dewa United, Persebaya butuh lebih dari sekadar stabilitas. Kreativitas, daya jelajah, dan tusukan dari lini kedua dinilai jauh lebih efektif untuk memecah kebuntuan. Karakter itulah yang dimiliki Rian, yang musim lalu turut mengantarkan Persib Bandung merebut juara Liga 1.
Selain itu, kemampuan box-to-box Rian juga penting untuk meredam serangan balik cepat yang menjadi andalan duet Alexis Messidoro dan Alex Martins alias duo M.
Di lini belakang, Tavares kemungkinan juga melakukan rotasi dengan memasukkan Gustavo Fernandes. Tujuannya menambah kekuatan duel udara. Bek asal Brasil itu diproyeksikan menggantikan Leo Lelis untuk mengantisipasi ancaman bola atas dari Martins.
Dengan pendekatan tersebut, Persebaya diyakini akan mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-0ff dibunyikan. Bukan menunggu tempo permainan berkembang.
Sedangkan Toni Firmansyah dan Bruno Paraíba berpotensi menjadi kartu taktik dari bangku cadangan untuk menjaga keseimbangan atau menambah daya gedor di babak kedua.
Pada akhirnya, keputusan Tavares bukan sekadar soal pergantian pemain. Tapi, pesan mentalitas. Bermain di GBT, Persebaya hampir pasti memilih menyerang lebih dulu dan menang. Jika Bajul Ijo mendulang tiga poin, maka dipastikan merangsek ke lima besar klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan 34 poin. Saat ini, Persebaya masih berada di posisi ke-6 dengan 31 poin.
Untuk dapat merangsek ke-3 besar, hingga beberapa kali laga ke depan, tampaknnya tidak mudah bagi Persebaya. Sebab, rentang poinnya cukup jauh. Saat ini, Persib berada di puncak dengan 41 poin (18 laga), Persjia 41 poin (19 laga), Borneo FC 40 poin (18 laga), dan Malut United 37 poin (18 laga).
Prediksi Starting XI
Persebaya: 4-2-3-1, Pelatih: Bernardo Tavares (Portugal)
Ernando Ari, Arief Catur Pamungkas, Gustavo Fernandes, Risto Mitrevski, Jefferson da Silva; Milos Raičković, Rachmat Irianto; Bruno Moreira, Francisco Rivera, Paulo Gali; Malik Risaldi.
Dewa United (4-3-3), Pelatih: Jan Olde Riekerink (Belanda)
Sonny Stevens (GK), Alex Martins, Ricky Fajrin Fatari, Edo Febriansyah, Ricky Kambuaya, Nick Kuipers, Stefano Lilipaly, Taisei Marukawa, Alexis Messidoro, Numberi, Nurviat. (*)







