Presiden Resmikan Bank Emas Pegadaian, Langkah Baru Perkuat Ekonomi Nasional

oleh -370 Dilihat
IMG 20250227 WA0000
Presiden Prabowo Subianto resmikan layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia.

KabarBaik.co – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam sebuah seremoni di The Gade Tower, Jakarta, Rabu (26/2). Acara ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Pegadaian, bagian dari BRI Group yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama PNM.

Bank Emas Pegadaian menawarkan berbagai layanan seperti simpanan emas, pembiayaan emas, penitipan emas, hingga perdagangan emas. Dalam peresmian tersebut, Presiden Prabowo menandai acara dengan memasukkan batangan emas ke dalam treasure box.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia. Semoga layanan ini dapat memperkuat ekonomi bangsa, membuka lapangan kerja, dan menghemat devisa negara melalui pengelolaan emas dari hulu hingga hilir,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyampaikan harapannya bahwa kehadiran bank emas dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp 245 triliun, menciptakan 1,8 juta lapangan kerja baru, serta memperkuat cadangan devisa negara.

Dalam laporannya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebut bullion bank sebagai langkah strategis menggali potensi 1.800 ton emas yang dimiliki masyarakat.

“Produk dan layanan yang ditawarkan Bank Emas, seperti deposito emas dan pembiayaan emas, akan memudahkan masyarakat menjadi bagian dari perdagangan emas nasional,” ungkap Erick.

Direktur Utama BRI, Sunarso, mengungkapkan keyakinannya bahwa Bank Emas akan menjadi pilar baru perekonomian nasional. “BRI siap mendukung penuh pengembangan bisnis Bank Emas melalui strategi seperti pelatihan, pemanfaatan data analytics, dan sinergi dengan ekosistem emas, termasuk kerja sama dengan PT Freeport dan Amman,” jelas Sunarso.

Sementara itu, Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyebutkan bahwa layanan Bank Emas merupakan kebanggaan sekaligus tantangan baru.

“Pada 2024, total kelolaan bisnis emas kami mencapai 90 ton, dengan peningkatan penjualan emas sebesar 35 persen. Kami optimis Bank Emas dapat mendorong pertumbuhan laba hingga 13 persen pada 2025,” kata Damar.

Sejak bergabung dalam Holding Ultra Mikro pada 2021, BRI Group telah melayani 183 juta nasabah simpanan dan 35,9 juta nasabah pinjaman melalui jaringan luas di seluruh Indonesia. Dengan tambahan fitur investasi emas di aplikasi BRImo, BRI semakin memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas dengan nominal mulai Rp 10.000,-.

“Melalui Bank Emas, kami berkomitmen mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Akses luas terhadap investasi emas ini diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan dan memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat,” pungkas Sunarso.

Acara peresmian turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Keberadaan Bank Emas diharapkan menjadi katalisator ekonomi, memperkuat posisi Indonesia di pasar emas global, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.