KabarBaik.co- Prestasi luar biasa telah ditorehkan atlet triathlon putri Indonesia, Martina Ayu Pratiwi, 22, di SEA Games 2025 Thailand lalu. Alumnus SMAN 1 Manyar Gresik yang melanjutkan studi ke Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu sukses memborong lima medali emas dan dua perak, sebuah capaian yang langsung menyita perhatian Presiden RI Prabowo Subianto.
Atas torehan gemilang tersebut, Martina menerima bonus langsung dari Presiden saat seremoni di Istana Negara, Jakarta. Saking impresifnya pencapaian sang atlet muda, Presiden Prabowo bahkan terlihat menghitung satu per satu medali yang dikalungkan ke leher Martina.
Bonus yang diterima Martina disebut bernilai fantastis. Bahkan secara perbandingan, nilainya setara untuk mengundang enam hingga tujuh kali konser pribadi Dewa 19 dengan formasi lengkap. Atau kalau dibelikan mobil senilai Rp 300 jutaan, dapat belasan unit. Tentu saja, ini sebatas pengandaian.
Yang pasti, bagi Martina, apresiasi negara tersebut tentu jauh lebih bermakna daripada sekadar angka. “Senang sekali dapat bonus, akhirnya cair. Alhamdulillah,” ujar Martina dengan senyum sumringah kepada awak media di Jakarta, Jumat (9/1).
Tak larut dalam euforia, atlet yang dikenal disiplin dan pantang menyerah ini telah menyiapkan rencana matang. Bonus tersebut akan ia manfaatkan untuk investasi masa depan, membantu orang tua, sekaligus merenovasi rumah keluarga di Magetan.
“Bonus ini akan saya tabung untuk investasi ke depan dan membantu orang tua. Saat ini juga sedang dipakai untuk renovasi rumah di Magetan, prosesnya masih berjalan,” ungkapnya. Memang, Martina lahid di Magetan namun sekolah di Gresik dan kuliah di Surabaya.
Martina juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah atas perhatian dan dukungan terhadap atlet nasional. Menurutnya, dukungan negara menjadi bahan bakar penting untuk menjaga semangat juang para atlet.
Baca Juga: Sumbang 24 Emas di SEA Games 2025, Ini Daftar Lengkap Atlet dari Kampus Juara Unesa
“Terima kasih Bapak Presiden dan Bapak Menpora yang sudah mendukung kami para atlet. Dukungan ini sangat berarti dan tentu menjadi motivasi untuk berprestasi ke jenjang lebih tinggi,” katanya.
Meski telah menorehkan prestasi membanggakan di level Asia Tenggara, Martina menegaskan dirinya belum puas. Target besar telah menantinya di depan mata.
“Target jangka panjang tentu Olimpiade, semoga bisa lolos. Untuk tahun ini fokus Asian Games dan SEA Games berikutnya. Yang terpenting menjaga performa dan konsistensi,” jelasnya.
Dengan usia yang masih muda, latar pendidikan yang kuat, serta mental juara, Martina Ayu Pratiwi kini menjadi simbol harapan baru olahraga Indonesia. Kisahnya membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan doa tak hanya mengantarkan prestasi internasional, tetapi juga memberi dampak nyata bagi keluarga dan masa depan. (*)






