KabarBaik.co, Banyuwangi – Seorang pria diamankan petugas gabungan di wilayah Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Senin (16/2).
Pria tanpa identitas tersebut diamankan setelah melakukan gerakan salat di tengah jalan hingga memanjat tiang listrik di tepi Jl. Brigjen Katamso Timur.
Informasi yang dihimpun, pria yang hanya mengenakan sarung tersebut pertama kali diketahui oleh petugas Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi.
Ia terlihat melakukan gerakan sujud dan tahiyat tepat di badan jalan, sehingga berpotensi membahayakan dirinya sendiri maupun pengguna jalan yang melintas.
“Saat saya lewat mau ke arah kantor, saya lihat pria tersebut posisi sujud dan tahiyat di tengah jalan,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPKB Banyuwangi, Khoirul Hidayat.
Karena dinilai membahayakan, laporan kemudian diteruskan ke Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyuwangi. Petugas yang datang ke lokasi sempat dibuat kewalahan lantaran pria tersebut berupaya melarikan diri dengan memanjat tiang listrik di tepi jalan. Aksi itu sontak menarik perhatian warga sekitar.
Petugas sempat menghadapi perlawanan saat berusaha menurunkannya. Namun setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, pria tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.
Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke shelter Pemerlu Atensi Sosial (PAS) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Khoirul menambahkan, hingga kini identitas pria tersebut belum diketahui. Rencananya, pada Rabu mendatang pria itu akan dibawa ke Mal Pelayanan Publik untuk dilakukan pencocokan data biometrik.
“Identitas belum tahu. Rencana hari Rabu kita bawa untuk biometrik, mudah-mudahan sudah pernah rekam,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, mengatakan pria tersebut diduga mengalami depresi dan kemungkinan masuk kategori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Namun kepastian kondisi kejiwaannya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.
“Diduga depresi. Kemungkinan juga masuk kategori ODGJ. Tapi untuk pastinya kami masih menunggu penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Yoppy.







