KabarBaik.co, Bojonegoro – Momen pulang kampung dimanfaatkan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, untuk mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dalam kunjungan kerjanya di Bojonegoro, Jumat (6/3), ia turun langsung memunguti sampah di area Pasar Wisata bersama Bupati Setyo Wahono dan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda).
Menteri yang merupakan putra daerah dari Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Kota Bojonegoro itu terlihat membawa karung dan mengenakan sarung tangan saat memunguti sampah di kawasan pasar. Aksi bersih-bersih tersebut juga melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Menurut Hanif, kegiatan kerja bakti membersihkan sampah merupakan tindak lanjut dari arahan presiden agar gerakan kebersihan lingkungan digencarkan di berbagai wilayah, mulai dari sungai, laut, hingga kawasan pasar.
“Kegiatan seperti ini tidak boleh hanya bersifat seremonial. Gerakan bersih sampah harus digalakkan terus-menerus di seluruh Indonesia,” ujar Hanif di sela-sela kegiatan.
Dalam kesempatan itu, Hanif juga menyinggung kondisi lingkungan di daerah kelahirannya. Ia menyebut Kabupaten Bojonegoro pada tahun ini belum berhasil meraih predikat Adiwiyata sebagai daerah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Meski demikian, Hanif tetap optimistis di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono, berbagai strategi pembangunan lingkungan dapat dijalankan secara sistematis sehingga Bojonegoro kembali meraih predikat kabupaten bersih atau Adiwiyata di masa mendatang.
“Kami berharap strategi pembangunan yang dijalankan dapat diimplementasikan dengan baik, sehingga ke depan Bojonegoro bisa kembali mempersembahkan predikat kabupaten bersih,” ujarnya.
Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Bojonegoro, Hanif mengaku memiliki kedekatan emosional dengan daerah tersebut. Ia berharap pemerintah daerah mampu menghadirkan perubahan nyata dalam pengelolaan lingkungan demi kesehatan masyarakat.
“Saya kelahiran Bojonegoro dan keluarga saya masih tinggal di sini. Karena itu saya berharap pemerintah daerah bisa segera menghadirkan lingkungan yang lebih sehat dan bersih sesuai amanat undang-undang,” pungkasnya. (*)






