Puluhan Ribu Penumpang Masih Penuhi Stasiun di Daop 9 Jember di 10 Hari Usai Libur Lebaran

oleh -316 Dilihat
daop 9 2
Suasana di salah satu gerbong KA. (Ist)

KabarBaik.co – Kepadatan arus balik penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2025 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember telah terjadi pada Sabtu (5/4) hingga Senin (7/4) yang bertepatan dengan hari terakhir cuti bersama. Namun, hingga H+10 ini penumpang kereta api di wilayah Daop 9 Jember masih cukup tinggi,

Hal itu disampaikan Manager Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Jumat (11/4).

Cahyo menyebut selama arus balik mulai 1 hingha 10 April kemarin, total penumpang yang diberangkatkan dari Daop 9 Jember sebanyak 117.208 atau rata-rata 11.720 pelanggan perhari.

“Jumlah tersebut mengalami peningkatan 6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mengangkut 110.650 atau rata-rata perhari 11.065 penumpang naik dari Daop 9 Jember,” kata Cahyo.

Bahkan ia memprediksi angka tersebut masih akan bertambah dikarenakan masih ada beberapa kereta api yang beroperasi pada jadwal berikutnya.

Ia juga menyampaikan, KA Ijen Ekspres Ketapang – Malang PP menjadi salah satu kereta api keberangkatan Daop 9 Jember yang cukup favorit di kalangan generasi milenial dan z untuk mudik dan balik pada libur lebaran Tahun 2025.

“Berdasarkan data, tercatat 7.246 penumpang menggunakan kereta api ini keberangkatan dari Daop 9 Jember periode 21 Maret hingga 10 April,” paparnya.

“KAI Daop 9 Jember mengucapkan terima kasih kepada pelanggan dan juga para stakeholder seperti TNI, Polri, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Dinas Perhubungan (Dishub), Pemerintah Daerah (Pemda) dan juga masyarakat yang telah mendukung sukses dan lancarnya angkutan lebaran 2025 melalui kereta api,” pungkas Cahyo. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.