Ragam Hidangan Idul Fitri di Berbagai Negara, dari Ketupat hingga Baklava

oleh -329 Dilihat
KULINER LEBARAN

KabarBaik.co, Jakarta- Idul Fitri tidak hanya identik dengan kemenangan setelah sebulan berpuasa. Tetapi juga dengan sajian khas yang mencerminkan budaya di setiap negara. Dari Asia hingga Afrika, setiap wilayah memiliki makanan tradisional yang hampir selalu hadir saat hari raya.

Di Indonesia, perayaan Idul Fitri rasanya tak lengkap tanpa ketupat yang disajikan bersama opor ayam, rendang, atau sambal goreng ati. Ketupat menjadi simbol kebersamaan dan tradisi turun-temurun saat Lebaran.

Beralih ke Malaysia, masyarakat juga memiliki tradisi kuliner serupa. Salah satunya bubur lambuk. Hidangan berbahan dasar nasi, santan, dan rempah yang biasa dibagikan saat Ramadan dan dinikmati saat Lebaran.

Di Turki, Idul Fitri dikenal sebagai “festival manis”. Salah satu hidangan paling populer adalah baklava, kue berlapis berisi kacang dengan sirup manis yang menjadi sajian khas saat hari raya.

Sementara itu, di Mesir, masyarakat setempat menyajikan kahk, kue kering bertabur gula halus yang secara khusus dibuat untuk merayakan Idul Fitri dan sering dibagikan kepada keluarga serta tamu.

Sedangkan di kawasan Asia Selatan seperti India dan Pakistan, hidangan khasnya adalah sheer khurma, yakni puding manis berbahan susu, kurma, dan bihun yang biasanya disajikan setelah salat Idul Fitri.

Di Afghanistan, masyarakat menyajikan bolani, roti pipih berisi sayuran atau kacang-kacangan yang menjadi favorit saat berkumpul bersama keluarga.

Sementara di negara-negara Arab dan Afrika seperti Sudan dan kawasan Timur Tengah, aseeda menjadi hidangan khas berupa adonan tepung yang disajikan dengan madu atau saus daging, dan sering hadir dalam perayaan keagamaan termasuk Idul Fitri.

Di Afrika Barat, khususnya Nigeria, jollof rice menjadi sajian utama. Nasi berbumbu tomat dan rempah ini biasanya dimasak bersama daging dan disajikan dalam perayaan besar seperti Idul Fitri. Selain itu, di berbagai negara Timur Tengah seperti Yordania, qatayef—kue mirip pancake berisi kacang atau krim—menjadi hidangan manis yang populer saat Ramadan hingga Idul Fitri.

Meski dirayakan dengan cara berbeda, satu hal yang sama di seluruh dunia adalah kehadiran makanan sebagai simbol kebersamaan. Dari ketupat di Asia Tenggara hingga baklava di Turki, setiap hidangan mencerminkan identitas budaya sekaligus mempererat hubungan keluarga saat Idul Fitri. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.