KabarBaik.co – Sekitar 600 pengemudi ojek online (ojol) di Jombang memadati halaman Masjid As Sami’, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang. Mereka bukan datang untuk aksi, melainkan menggelar doa bersama demi kedamaian dan keselamatan bersama.
Suasana khidmat menyelimuti lokasi saat para santri penghafal Alquran memimpin doa. Para ojol tampak larut dalam lantunan doa, menundukkan kepala, memanjatkan harapan untuk keberkahan dan ketentraman di Kabupaten Jombang.
Bupati Jombang Warsubi turut hadir dalam acara tersebut. Masjid As Sami’ sendiri berada di samping kediaman pribadinya.
Bupati Warsubi menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia dalam insiden dengan kendaraan Brimob.
“Kami mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Affan. Hati saya terenyuh melihat kebersamaan ini. Doa panjenengan, ditambah doa para santri hafiz, insyaallah menjadi doa mustajab,” ujar Warsubi. Selasa (2/9).
Ia juga berpesan agar komunitas ojol tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi.
“Mari kita kuatkan hati, jangan terprovokasi, dan selalu jaga persaudaraan. Semoga Jombang senantiasa damai dan dirahmati Allah,” lanjutnya.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan yang turut hadir bersama jajaran Forkopimda mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Doa bersama adalah ikhtiar terbaik untuk menjaga ketenteraman. Kami sangat mendukung, semoga kebersamaan ini terus kita rawat,” kata Kapolres Ardi.
Sementara itu, Ketua Koordinasi Ojol Jombang, Bagus Rasda Ananda, menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Jombang, khususnya Bupati Warsubi.
“Kami siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jombang,” tegas Bagus.
Acara ini menjadi simbol kuatnya solidaritas antar pengemudi ojol, sekaligus ikrar bersama untuk menjaga Jombang tetap damai, rukun, adem, dan ayem. (*)







