4 Jabatan Strategis Pemkab Jombang Masih Kosong, Bupati Pastikan Layanan Tetap Jalan

oleh -214 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 17 at 2.26.01 PM scaled
Bupati Warsubi saat memimpin pelantikan 84 pejabat manajerial Pemkab Jombang di Pendopo (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co – Restrukturisasi besar-besaran birokrasi di lingkungan Pemkab Jombang belum sepenuhnya tuntas. Pascapelantikan puluhan pejabat manajerial, masih terdapat sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II B yang belum terisi secara definitif.

Tercatat, ada empat posisi strategis yang hingga kini masih kosong. Jabatan tersebut meliputi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan.

Bupati Jombang Warsubi memastikan kekosongan jabatan tersebut tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan maupun pelayanan publik. Untuk sementara, Pemerintah Kabupaten Jombang akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) di masing-masing posisi.

“Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Jabatan yang kosong akan segera diisi Plt sambil menunggu proses seleksi terbuka,” ujar Warsubi dalam keterangannya, Sabtu (17/1).

Menurut Warsubi, saat ini tahapan seleksi terbuka untuk jabatan pimpinan tinggi pratama tengah dipersiapkan. Ia telah menginstruksikan Sekretaris Daerah bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang agar segera menuntaskan persiapan administrasi dan teknis.

“Target kami tidak lama. Mudah-mudahan dalam beberapa minggu ke depan prosesnya sudah berjalan sehingga jabatan strategis ini bisa segera terisi,” kata dia.

Selain empat jabatan tersebut, jumlah kursi eselon II yang kosong dipastikan akan bertambah. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian dijadwalkan memasuki masa purna tugas pada awal Februari 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Warsubi juga meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan langsung bekerja maksimal di unit kerja masing-masing. Ia menegaskan, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Saya harap seluruh pejabat segera menyesuaikan diri, bekerja profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Jombang melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 84 pejabat manajerial di Pendopo Kabupaten, Kamis (15/1). Mutasi ini menjadi yang terbesar sejak Warsubi menjabat sebagai bupati.

Dari total pejabat yang dilantik, terdiri atas dua pejabat pimpinan tinggi pratama, 28 pejabat administrator, serta 54 pejabat pengawas yang tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah, kecamatan, hingga kelurahan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.