Dari Pengunduran Diri ke Kursi Penasihat Khusus Presiden, Perjalanan Karier Hasan Nasbi

oleh -843 Dilihat
Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi.

KabarBaik.co, Jakarta – Hasan Nasbi resmi dilantik Presiden RI Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi di Istara Negara, Senin (27/4).

Penunjukkan ini merupakan momentum bagi Hasan Nasbi untuk kembali ke Kabinet Merah Putih. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden atau PCO.

“Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi,” ujar narator pelantikan.

Hasan Nasbi sebelumnya diangkat oleh Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo pada tanggal 19 Agustus 2024 melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2024 tentang Kantor Komunikasi Kepresidenan, sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Di tengah perjalanan, Hasan Nasbi pernah mengajukan pengunduran diri saat kontroversi teror kepala babi di kantor Tempo. Namun, pengajuan tersebut tidak diterima oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kemudian Hasan Nasbi menyelesaikan masa jabatannya di posisi tersebut, karena Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Angga Raka Prabowo untuk menggantikan Hasan Nasbi pada hari Rabu (17/9), yang kemudian mengubah nama jabatan dan organisasinya menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Profil Hasan Nasbi

Dilansir dari ANTARA, Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi pada 11 Oktober 1979, adalah seorang konsultan politik asal Indonesia yang saat ini memegang jabatan penting sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) atau Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan sejak 19 Agustus 2024.

Hasan memiliki latar belakang dan pengalaman yang panjang di sektor media dan penelitian. Pada tahun 2005 hingga 2006, ia bekerja sebagai jurnalis untuk Harian Kompas dan menjadi peneliti di Pusat Studi Politik di Universitas Indonesia hingga tahun 2008.

Setelah itu, Hasan mendirikan sebuah lembaga survei bernama Cyrus Network yang sering digunakan sebagai lembaga survei dalam rekapitulasi atau perhitungan cepat dalam Pemilu Presiden, termasuk Pemilu Presiden 2024.

Hasan menerima pendidikan menengah atasnya di SMAN 2 Bukittinggi dan kemudian melanjutkan pendidikan tingginya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (FISIP UI) dan meraih gelar Magister Ilmu Politik pada tahun 2004.

Saat masih menjadi mahasiswa, Hasan dikenal sebagai sosok yang aktif dalam pengorganisasian. Ia menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UI pada tahun 2000, yang juga memperkenalkannya pada dunia politik.

Di bidang politik, ia pernah menjadi Koordinator Tim Relawan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama untuk pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012.

Kemudian Hasan Nasbi juga menjadi Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada saat Pemilu Presiden 2024.

Setelah menjabat sebagai Kepala PCO di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo, ia juga diangkat sebagai Komisaris PT Pertamina Persero mulai 11 September 2025.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.