Jejak Sejarah 1997, Long March Ribuan Kader PDI Jatim, Didaftar Lewat Kantor Pos Menjadi Bukti Hukum

oleh -74 Dilihat
Dokumentasi sejarah PDI Perjuangan. (Istimewa)
Dokumentasi sejarah PDI Perjuangan. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Cerita heroik sekaligus penuh perjuangan terjadi pada masa Pemilu 1997, saat kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Jawa Timur yang mendukung Megawati Soekarnoputri harus menempuh jalan tak lazim demi mendaftarkan calon legislatif.

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono, yang menjadi saksi sejarah sekaligus pelaku utama menceritakan kembali peristiwa bersejarah itu.

Saat itu, DPD PDI Jawa Timur dipimpin Ir. Soetjipto yang juga anggota DPR-MPR RI. Ribuan pengurus DPC, kader, simpatisan, dan anggota bergerak beriringan mendatangi Panitia Daerah Tingkat Provinsi (PPD I) cikal bakal KPU Provinsi di sepanjang Jalan HR. Muhammad, Surabaya. Barisan manusia itu memanjang hingga sekitar 300 meter.

Perjalanan itu sempat dihadang oleh unsur Korem Bhaskara Jaya dan berpotensi dibubarkan secara paksa. Namun melihat jumlah massa yang luar biasa besar, pihak keamanan tidak berani mengambil tindakan pembubaran.

Sesampainya di lokasi, pintu kantor PPD I justru dikunci dan akses ditutup. Ir. Soetjipto nekat memanjat pagar dan menyampaikan orasi dari dalam halaman. Di bawah arahan pendukung Megawati, pagar pun didobrak hingga roboh, namun upaya pendaftaran tetap ditolak mentah-mentah.

Menjelang pukul 20.30 WIB, Ir. Soetjipto memerintahkan Baktiono untuk segera membawa berkas daftar caleg ke Kantor Pos Pusat Jalan Kebon Rojo Surabaya. Hanya berselang lima menit sebelum kantor tutup, Baktiono berhasil menyerahkan berkas dan mendapatkan tanda terima resmi.

“Ternyata langkah mendaftar lewat Kantor Pos itu menjadi bukti paling sah yang kemudian digunakan kubu Megawati untuk menggugat ke pengadilan atas penolakan berpartisipasi dalam Pemilu 1997,” ungkap Baktiono mengenang momen itu, Senin (27/7).

Peristiwa ini menjadi bagian penting sejarah perjuangan demokrasi di Jawa Timur, menunjukkan tekad kader untuk tetap menegakkan hak konstitusional meski dihadapkan berbagai rintangan berat pada masa itu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.