KabarBaik.co, Sidoarjo – Usai polemik panjang terkait pagar pembatas antara Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City, Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas demi menjaga keamanan warga.
Penjagaan dilakukan pasca-eksekusi pagar pembatas yang sempat memicu kericuhan, Kamis (29/1) pagi.
Demi menciptakan situasi aman dan kondusif, Satpol PP mendirikan tenda pengamanan di sisi selatan pagar pembatas usai di robohkan. Personel gabungan dari Satpol PP, Polri, dan TNI disiagakan di lokasi tersebut 24 jam.
Kasatpol PP Sidoarjo Yany Setyawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan langsung meninggalkan lokasi pasca-eksekusi. Penjagaan dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan di kedua lingkungan perumahan.
“Rencana kami akan menjaga 24 jam di sana bersama Polri,” ujar Yany, Sabtu (31/1).

Penjagaan ini direncanakan berlangsung hingga satu pekan ke depan. Selain fokus pada pengamanan, petugas juga melakukan penataan dan perbaikan area pasca-eksekusi agar tidak membahayakan warga sekitar.
“Mungkin sekitar seminggu ke depan, sambil memperbaiki pasca eksekusi supaya tidak membahayakan,” tambahnya.
Yany juga menekankan bahwa pemerintah tetap membuka ruang dialog dengan warga terdampak. Komunikasi akan terus dilakukan untuk mencari solusi terbaik terkait akses dan batas wilayah antarperumahan.
“Kita sementara melakukan penjagaan, sambil dikomunikasikan dengan warga maunya bagaimana,” pungkasnya. (*)






