KabarBaik.co – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kediri menggelar refleksi akhir tahun pemuda Se-Kota Kediri, Senin (23/12). Refleksi ini mengangkat tema “Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah: Inovasi dan Sinergi Menuju Kediri Mapan dan Berdaya Saing”.
Ketua KNPI Kota Kediri, Mujidul Ibad mengatakan dalam refleksi selama periode satu tahun 2024 masih banyak kekurangan dan akan dilakukan pembenahan dan peningkatan dalam organisasi agar bisa menciptakan pemuda yang lebih optimal.
Menurut Ibad, jika seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) bisa bersatu, maka bisa membuat kesejahteraan dan pembangunan di Kota Kediri. Apalagi jumlah OKP hampir 50-an dan bermacam latar belakang.
“Jadi kami sengaja mengundang sejumlah OPD, harapannya ke depan biar bisa berkolaborasi untuk meningkatkan sejumlah UMKM, dan entrepreneur muda,” katanya saat refleksi di Kantor BKPSDM Kota Kediri.
Apalagi, secara tidak langsung kontribusi dari berbagai OKP tersebut bisa melahirkan para pemimpin, entrepreneur, dan pemuda yang solutif untuk bisa terjun di masyarakat dalam mengambil peran.
Berbagai pelatihan pun telah dilaksanakan. Sebut saja pelatihan untuk digital marketing, desain produk dan foto dengan peserta UMKM se-Kota Kediri. Kemudian pelatihan pembuatan minyak wangi dan masih banyak lagi dengan harapan bisa memupuk jiwa wirausaha bagi para pemuda.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus yang turut hadir mengapresiasi langkah yang diambil KNPI Kota Kediri sebab memiliki peran untuk membawahi organisasi pemuda.
Disinggung terkait Perda Kepemudaan, Kak Edo sapaanya, menjelaskan hal tersebut melalui mekanisme pembahasan setelah diajukan.
“Bukan pembahasan di perdanya, namun pembahasan apakah perda tersebut bisa diterima untuk diajukan menjadi perda atau tidak. Kan melalui mekanisme yang ada baik di eksekutif maupun di legislatifnya. Harapannya adalah tentunya kalau itu menjadikan kebaikan ya kenapa tidak,” pungkasnya. (*)






