KabarBaik.co, Pasuruan – Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), menghadiri salat Tarawih sekaligus refleksi satu tahun kepemimpinannya di Masjid Khas Kota Pasuruan, Minggu (22/2) malam. Dalam sambutannya, Mas Adi menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang telah dilalui.
Ia menyebut, masa kepemimpinannya baru memasuki seperlima dari total lima tahun masa jabatan. “Alhamdulillah, saya bersama Pak Wawali sudah menapaki satu tahun pemerintahan. Semoga kami bisa menjadi orang tua yang baik yang mengantarkan keluarga besar Kota Pasuruan menuju masa depan yang lebih cerah,” ucapnya.
Mas Adi mengakui perjalanan satu tahun ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Selain dampak pasca pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan juga harus menyesuaikan kebijakan dengan pemerintah pusat. Termasuk adanya pengurangan transfer keuangan daerah (TKD) dan dana bagi hasil.
Menurutnya, visi dan misi yang telah dirumuskan dalam RPJMD merupakan janji politik untuk lima tahun ke depan. Namun, dalam pelaksanaannya, perencanaan yang matang tetap harus disesuaikan dengan kondisi anggaran. “Perencanaan sudah disusun secara teknokratis dan aspiratif. Tetapi perencanaan yang baik juga harus diimbangi dengan anggaran yang cukup. Ini menjadi tantangan bagi kita semua,” katanya.
Meski demikian, Mas Adi menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mundur. Justru hal tersebut menjadi energi untuk terus berinovasi dan bekerja lebih keras. Dia menginstruksikan agar Sekda, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah tetap bekerja maksimal di tengah berbagai keterbatasan.
“Ini menjadi tantangan tersendiri di masa kebijakan dari pusat yang memberatkan daerah, tapi inovasi dan kerja keras sebagai energi untuk membangun pemerintahan,” terangnya.
Selain fokus pada program prioritas daerah, Pemerintah Kota Pasuruan juga terus menjalankan program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta Cek Kesehatan Gratis yang diintegrasikan dalam kebijakan daerah. “Keterbatasan yang ada bukan penanda untuk surut. Justru ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus berjuang demi Kota Pasuruan yang lebih baik,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Pasuruan. Suasana refleksi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. (*)








