Rehabilitasi Sekolah Bawean Molor hingga Siswa Belajar di Tenda, Rekanan Didenda dan Terancam Blacklist

oleh -297 Dilihat
6a49483f 3a96 438c 94cc a12aa1ebf821
Siswa SDN 325 Gresik (SDN Balikterus 1 Sangkapura) Pulau Bawean yang belajar di tenda darurat. (Foto: Ist)

KabarBaik.co — Proyek rehabilitasi ruang kelas di UPT SDN 325 Gresik (SDN Balikterus 1 Sangkapura), Pulau Bawean, Gresik tak kunjung rampung meski tenggat waktu sudah terlewati. Akibatnya, puluhan siswa terpaksa menempuh kegiatan belajar di bawah tenda darurat.

Diketahui, rehabilitasi tiga ruang kelas itu dibiayai melalui APBD 2025 senilai Rp 363 juta. Sesuai kontrak, pekerjaan seharusnya selesai pada Agustus lalu. Namun hingga pertengahan Oktober, progres masih jauh dari target.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Herawan Eka Kusuma, mengonfirmasi keterlambatan tersebut. Ia menyebut kontraktor sudah dijatuhi sanksi.

“Iya mas betul itu di Bawean, rekanan sudah kita kenai denda mas. Kalau nanti sampai akhir Oktober tidak selesai, kita putus kontrak dan blacklist,” kata Herawan, Kamis (16/10).

Meski begitu, Herawan belum menjelaskan secara rinci penyebab molornya pekerjaan. Saat ditanya lebih lanjut, ia hanya mengatakan akan menanyakan hal itu kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). “Saya tanyakan PPK-nya dulu njih,” ujarnya.

Wartawan mencoba meminta klarifikasi lanjutan pada Jumat (17/10), namun hingga berita ini diturunkan pada Minggu (19/10) jawaban masih belum kunjung diterima.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Wildan Zaky
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.