KabarBaik.co – Tingkat partisipasi masyarakat di pemilihan kepala daerah
(pilkada) serentak 2024 belum diketahui pasti. Tahapan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro kini masih proses rekapitulasi surat suara di tingkat kecamatan.
“Setelah rekapitulasi, baru bisa diketahui semuanya,” ujar Ketua KPU Bojonegoro Robby Adi Perwira, Jumat (29/11). Menurutnya, proses rekapitulasi di tingkat PPK atau kecamatan ditargetkan rampung dalam tiga hari, mulai 29 November hingga 1 Desember 2024.
Sebelum melakukan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan, lanjut Robby, KPU Bojonegoro sudah mengirim surat ke masing-masing tim pemenangan paslon terkait keberadaan saksi saat penghitungan. “Kami sudah mengirimkan undangan pengawas dari masing-masing tim pemenangan,” jelasnya.
Hal tersebut untuk mengantisipasi serta mengawasi proses rekapitulasi di lapangan. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk ikut mengawal proses rekapitulasi yang dilakukan secara berjenjang. Mulai dari tingkat KPPS, PPK, hingga tingkat KPU Kabupaten.
“Kita mengajak semua pihak, termasuk media untuk mengawal proses rekapitulasi, sampai dikeluarkannya hasil resmi. Kami juga berharap semua pihak bisa menghormati hasil pilkada ini dan menjaga suasana tetap kondusif,” tandas Robby.
Untuk diketahui, hasil penghitungan live count desk Pilkada Bojonegoro 2024 yang digelar pasangan calon (paslon) Setyo Wahono-Nurul Azizah sudah menunjukkan hasil penghitungan cepat. Hasilnya, Setyo Wahono-Nurul Azizah meraih kemenangan telak atas lawannya, Teguh Haryono-Farida Hidayati.
Dalam live count dengan jumlah suara masuk 100 persen menunjukkan perolehan suara paslon nomor urut 02 Setyo Wahono-Nurul Azizah sebanyak 89,32 persen dengan perolehan 699.641 suara. Dementara paslon nomor urut 01 Teguh Haryono-Farida Hidayati hanya mendapat sebesar 83.685 suara atau secara prosentase 10,68 persen. (*)








