Rem Blong, Truk Gandeng Muat Pupuk Seruduk 8 Motor di Jalan Raya Raden Wijaya Banyuwangi

oleh -1969 Dilihat
IMG 20240621 WA0046
Polisi dibantu warga saat melakukan evakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan di Jalan Wijaya, Giri Banyuwangi.

KabarBaik.co – Sebanyak 8 motor mengalami rusak parah usai diseruduk truk gandeng bermuatan pupuk yang mengalami rem blong di Jalan Raya Raden Wijaya, Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi, Jumat (21/6) sore.

Seluruh korban berhasil selamat. Hanya saja mereka mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Heru Slamet mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Kala itu truk gandeng bernopol P 8579 UW dikemudikan Eddy Kurniawan, 67 tahun, warga Kecamatan Singojuruh melaju dari arah Kalipuro menuju Banyuwangi.

TKP berada utara perlintasan kereta api. Kala itu truk dan seluruh motor sempat berhenti untuk menunggu kereta lewat.

Namun ketika palang pintu kereta dibuka, sopir kehilangan kendali dan menabrak motor yang berada di depannya. Kondisi motor seluruhnya rusak sedang hingga parah.

“Kecelakaan beruntun ini diakibatkan adanya truk gandeng yang mengalami rem blong,” kata Heru.

Kondisi itu juga diperparah dengan medan jalan menurun yang membuat laju truk tak dapat dikendalikan. Sopir sebenarnya telah mencoba menghentikan laju truk dengan rem tangan. Tapi, truk tetap melaju.

“Sopir truk sempat melakukan upaya rem tangan, tetapi tidak bisa. Sehingga, truk baru berhenti setelah menabrak beberapa kendaraan,” terangnya.

Korban berjumlah 8 orang. Seluruhnya berhasil selamat saat ini dirawat di Rumah Sakit Yasmin. “Satu orang mengalami luka serius dan tujuh orang lainnya luka ringan,” tambah Heru.

Heru menambahkan seluruh kendaraan dievakuasi menuju Mako Satlantas Polresta Banyuwangi. Insiden ini juga sempat membuat kemacetan hingga 2 jam lamanya.

Salah seorang saksi mata Donny Pratama menjelaskan truk memang melaju cukup kencang. Satu motor bahkan sempat terseret truk. Sekitar 500 meter dari TKP truk baru berhenti.

“Truk berhenti setelah warga berteriak sembari melempari batu untuk mengganjal ban kendaraan. Sampai akhirnya berhenti di depan toko Mebel Bang Hasyim,” tegasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.