Ribuan Pelajar SMP Ramaikan Festival Toleransi di Sidoarjo

oleh -5641 Dilihat
dd1e8a3d 78e5 49ce b6d6 cf30f1e61ea5
Salah satu wujud toleransi yang ditampilkan perwakilan siswa di Festival Toleransi 2024 Sidoarjo. (Foto: Yudha)

KabarBaik.co – Ribuan pelajar SMP se-Kabupaten Sidoarjo memadati Alun-alun Sidoarjo, Kamis (30/5). Dengan memakai kostum budaya, mereka mengikuti Festival Toleransi tahun 2024.

Dalam acara tersebut, 50 tenant dengan beragam display tentang edukasi kebudayaan serta toleransi dihadirkan. Festival Toleransi 2024 ini merupakan hasil kerjasama antara Komunitas Budaya Brangwetan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo serta Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas).

Ketua Komunitas Brangwetan Henri Nurcahyo mengatakan bahwa dalam gelaran festival yang meriah di Alun-alun Sidoarjo itu dihadiri oleh puluhan sekolah di Sidoarjo. “Bukan hanya SMP negeri saja tapi ada tujuh SMP swasta yang juga ikut menyuarakan toleransi di festival ini,” jelasnya.

Festival ini dibuka dengan lomba arak-arakan yang mewujudkan toleransi, saling menghormati antar budaya, suku, ras, dan agama. Setiap sekolah menampilkan aksi terbaiknya dihadapan dewan juri dan para kepala sekolah yang hadir.

Henri mengungkapkan bahwa adanya festival ini diharapkan bisa membuat para pelajar SMP di Kota Delta saling menjaga toleransi di lingkup sekolah. “Ini merupakan puncak sekolah toleransi, setiap sekolah kini punya satgas toleransi dari para siswa sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Bupati Sidoarjo Subandi memimpin deklarasi Sekolah Toleransi yang diikuti oleh ratusan perwakilan pelajar beserta guru dan kepala sekolah yang hadir.

Ia mengapresiasi seluruh siswa yang mampu menyuguhkan simbol toleransi yang baik. “Saya sangat mengeapresiasi, ini jadi pembelajaran bagus untuk saling menjaga toleransi dan kerukunan,” ujarnya.

Menurutnya nilai-nilai toleransi menjadi penting untuk diwujudkan, di tengah masih adanya aktivitas perundungan atau bullying di luar sana. Apalagi Sidoarjo yang masyarakat berasal dari berbagai suku, agama dan ras. Sehingga diharapkan festival ini mampu mengedukasi pelajar agar bisa mewujudkan toleransi sejak dini.

“Dengan adanya Kurikulum Merdeka Belajar ini toleransi dan sikap Pancasila bisa masuk ke pembelajaran sekolah. Tentunya ini akan didukung penuh oleh Pemkab Sidoarjo,” paparnya.

Sugandi juga berpesan agar akai toleransi tak hanya di mulut saja atau hanya sebatas seremonial namun seharusnya bisa terwujud dalam sikap sehari-hari. “Jangan hanya terucap saja, tapi mari kita jaga bersama nilai-nilai toleransi dan dimulai dari sekolah,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.