KabarBaik.co – Maling satroni rumah guru MI di Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Perhiasan senilai belasan juta raib digondol.
Nahas itu menimpa pasangan suami istri Akhmad Fajar Surya, 32 tahun dan Istiana, 31 tahun. Rumahnya dibobol maling dan sejumlah perhiasan ludes diperkirakan senilai Rp 15 juta.
Istiana menjelaskan, dia sadar perhiasannya hilang sekitar pukul 19.00 WIB, Selasa (17/9). Ketika dirinya pulang dari bekerja menjadi guru di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) di daerah Losari, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
“Kondisi pintu gerbang rumah masih terkunci, tapi kunci pintu rumah rusak. Saat masuk ke dalam rumah, saya melihat lampu ruang tamu sudah menyala, dan kondisi kamar belakang berantakan,” ungkapnya, Rabu (18/9).
Menurutnya, dugaan maling masuk rumah dengan cara memanjat pagar rumah setinggi sekitar 3 meter. Kemudian merusak pintu rumah dan menggasak sejumlah perhiasan.
Setelah dirinya mengecek ternyata sejumlah perhiasan emas yang disimpan di lemari kamar ludes. Perhiasan tersebut meliputi satu kalung emas seberat 6,05 gram, tujuh cincin emas dengan total berat 15,12 gram, dan satu liontin emas seberat 1,2 gram.
“Perhiasan tersebut diambil dari dalam laci lemari berada di kamar belakang,” katanya.
Istiana juga membeberkan dalam beberapa hari ini, dirinya sudah menaruh curiga. “Beberapa malam kemarin memang ada orang yang mondar-mandir di luar rumah,” bebernya.
Saat kejadian kondisi rumahnya dalam keadaan kosong. Suaminya sedang kerja lembur, sedangkan ia baru pulang dari bekerja pukul 19.00 WIB dan sempat singgah di rumah orang tuanya sebentar.
Mengetahui rumahnya dibobol maling, Istiana langsung menghubungi mertuanya dan melapor kepada ketua RT setempat.
Barang bukti ditemukan meliputi rokok diduga milik pelaku, linggis kecil yang tertinggal di atas kulkas serta jejak kaki dan sidik jari.
Akhmad Fajar, suami korban yang bekerja di salah satu gudang minimarket di wilayah Jombang, baru mengetahui kejadian tersebut sepulang kerja.
“Kaget pas saya mau sampai rumah kok banyak orang di depan rumah ternyata rumah saya yang dibobol maling,” ungkapnya.
Kejadian itu sudah dilaporkan ke kantor polisi. Anggota Polsek Prajurit Kulon langsung olah TKP, meminta keterangan korban dan saksi.
“Korban sudah melaporkan kasus ini. Barang bukti linggis kecil warna biru yang dipakai mencongkel pintu rumah korban dan surat-surat perhiasan milik korban,” kata PS Kapolsek Prajurit Kulon AKP Edi Purwo Santoso. (*)