Kabarbaik.co Nganjuk – Hari pertama rangkaian Safari Ramadan 1447 H Pemkab Nganjuk digelar meriah di Masjid Baiturrohim, Desa Dawuhan, Jatikalen, pada Rabu (25/2). Dipimpin Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro (Mas Handy), acara ini dijadikan ajang jemput bola berbagai pelayanan publik untuk kemudahan akses masyarakat langsung di tengah pemukiman warga.
“Kami ingin mendekatkan pelayananan. Ada cek kesehatan gratis, layanan KB, hingga konsultasi Bank Jatim dan pasar murah yang kami sediakan agar semua bisa menerima manfaatnya. Salam hormat saya sampaikan dari Bapak Bupati (Marhaen) untuk seluruh warga Dawuhan,” ungkap Mas Handy dalam sambutannya.
Melalui kerja sama lintas sektor, sejumlah layanan penting disediakan secara gratis. Puskesmas Jatikalen menyelenggarakan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan; Dinas PPKB melalui Balai Penyuluh KB Kecamatan Jatikalen menawarkan layanan KB, Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Nganjuk membuka aksi donor darah;l, serta Bank Jatim Cabang Nganjuk memberikan layanan konsultasi aplikasi JConnect, penanganan masalah PIN, dan informasi pembukaan rekening.
Salah satu agenda utama dalam Safari Ramadan tahun ini adalah komitmen berkelanjutan untuk menekan angka stunting di daerah. Secara simbolis, pihak pemkab menyerahkan paket Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) berupa “Parcel Cinta BTS” yang berisi buah, telur, dan susu bagi anak-anak di wilayah Jatikalen.
“Program ini telah berjalan konsisten sejak tahun 2023 dengan mengusung tema besar: ‘Terwujudnya Generasi yang Sehat, Cerdas, Kuat, dan Tidak Stunting’,” jelas Mas Handy
Penyerahan paket ini menjadi bentuk nyata intervensi gizi dari para pejabat pemerintah yang bertindak sebagai orang tua asuh bagi anak-anak di daerah tersebut. Setiap parcel yang diserahkan diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Suasana kebersamaan yang terbangun selama acara tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar warga, tetapi juga mencerminkan komitmen Pemkab Nganjuk untuk terus menghadirkan pelayanan yang inklusif serta memperkuat nilai gotong royong yang kental di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan. (*)









