Salah Paham, Pemuda di Driyorejo Gresik Nyaris Diamuk Massa gegara Dikira Maling Motor

oleh -527 Dilihat
IMG 9668
Warga berkumpul saat terduga pelaku hendak dibawa ke Mapolsek Driyorejo. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Insiden dugaan pencurian sepeda motor di wilayah Desa Tanjungan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Jumat (16/1) malam, nyaris berujung amuk massa. Beruntung, polisi bergerak cepat mengamankan terduga pelaku sebelum situasi semakin tidak terkendali.

Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram, mengungkapkan bahwa saat kejadian ratusan warga sempat berkumpul di lokasi karena curiga terhadap seorang pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor milik warga.

“Terduga pelaku sempat dikerumuni warga dan nyaris menjadi sasaran amuk massa. Alhamdulillah personel segera mengamankan yang bersangkutan sehingga situasi dapat dikendalikan,” ujar Kompol Musihram, Sabtu (17/1).

Peristiwa tersebut bermula ketika seorang pria bernama Afan Pratama, 21 tahun, warga Wilangan, Kabupaten Nganjuk, terlihat mondar-mandir di lingkungan Desa Tanjungan sekitar pukul 18.30 WIB.

Ia kemudian masuk ke halaman rumah warga dan menaiki sepeda motor, sehingga memicu kecurigaan warga sekitar.

Namun setelah dilakukan pendalaman, polisi memastikan kejadian tersebut bukan tindak pidana pencurian. Kompol Musihram menjelaskan, Afan diduga mengalami gangguan psikologis atau depresi.

“Yang bersangkutan diketahui ngekos di Surabaya dan saat itu bermain ke wilayah Driyorejo. Ia mengaku sedang mencari sepeda motornya sendiri, namun lupa di mana memarkirkannya. Karena kebingungan, ia justru menaiki motor warga hingga disangka mencuri,” jelasnya.

Polisi kemudian melakukan penelusuran dan berhasil menemukan sepeda motor milik Afan. Kendaraan tersebut selanjutnya diserahkan kembali kepada yang bersangkutan.

Sementara itu, pemilik motor yang sempat dinaiki Afan, Masrukan, warga Desa Tanjungan, telah membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa kejadian tersebut murni kesalahpahaman dan tidak mengandung unsur pencurian. Ia juga menegaskan tidak akan menempuh jalur hukum dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah.

Dengan adanya klarifikasi dari kedua belah pihak, kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan situasi di lingkungan warga kembali kondusif.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.