Sambut Ramadan, 100 Peserta Ikuti Gelar Pelatihan Bacaan Imam di Diwek Jombang

oleh -54 Dilihat
Suasana kegiatan pelatihan bacaan imam di Masjid besar Diwek Jombang (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Jamiyah Qurra wal Huffadz (JQH) Jombang bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM-NU) menggelar Pelatihan Bacaan Imam Shalat Rawatib dan Tarawih di Masjid Besar Kecamatan Diwek, Jombang.

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari takmir masjid dan musala se-Kecamatan Diwek. Mereka tampak antusias mengikuti materi demi mempersiapkan diri menjadi imam yang lebih baik saat Ramadan nanti.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari tim JQH Jombang, yakni Ustadz Muhdi Surur, Ustadz Ahmad Fathoni, dan Ustadz Sohibus Surur.

Hadir pula sejumlah tokoh, di antaranya Dr KH Abdul Basit dari DMI Jombang, Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh, jajaran takmir Masjid Besar Diwek, Kepala KUA Diwek, Camat Diwek Agus Solihuddin, serta perwakilan Polsek dan Koramil setempat.

Ketua JQH Diwek Gus Anwar Kholil mengatakan, seluruh peserta merupakan perwakilan dari masjid dan mushala di wilayahnya.

“Baik pengurus takmir masjid maupun mushala, total ada 100 orang,” ujarnya. Minggu (15/2).

Ia berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut setiap tahun agar kualitas bacaan imam semakin baik.

Hal senada disampaikan Ketua DMI Diwek Gus Muhammad Muzani. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar ajang silaturahmi.

“Tapi juga ajang untuk meningkatkan kualitas shalat kita, terutama dari segi bacaannya, bukan untuk saling menyalahkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh mengapresiasi inisiatif pelatihan tersebut. Ia menegaskan pentingnya memastikan bacaan imam benar dan sah.

“Karena yang menanggung dosa pertama kali ya DMI jika ada imam shalat yang bacaannya tidak sah,” ujarnya.

Ia juga berharap masjid ke depan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pengembangan sosial masyarakat.

“Masjid adalah fondasi ketakwaan seorang mukmin,” imbuhnya.

Camat Diwek Agus Solihuddin menyebut pelatihan ini sebagai langkah positif menyambut Ramadan. Menurutnya, persiapan tidak hanya fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

“Sehingga mental kita siap menyambut bulan suci ini dengan amalan-amalan ibadah,” tuturnya.

Ia pun mengajak masyarakat Kecamatan Diwek untuk menjaga ketentraman selama Ramadan.

Dalam sesi materi, Ustaz Muhdi Surur menekankan pentingnya menjaga bacaan Al-Qur’an, khususnya bagi imam shalat.

“Kalau panjenengan tidak fasih membaca shalawat Nabi atau kitab kuning tidak masalah, tapi wajib menjaga bacaan saat membaca Alquran,” tegasnya.

Ia menjelaskan, imam saalat harus memahami makharijul huruf, sifat huruf, dan ahkamul huruf. Hal itu bisa dilatih dengan membiasakan lisan atau riyadhotul lisan.

Dengan pelatihan ini, para peserta diharapkan lebih siap menjadi imam yang bacaan dan pemahamannya sesuai kaidah, sehingga ibadah di bulan Ramadan bisa berlangsung lebih khusyuk dan sempurna. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.