KabarBaik.co, Sidoarjo – Euforia perayaan Lebaran di Sidoarjo meninggalkan jejak serpihan sampah yang tak bisa diabaikan. Di balik kemeriahan, petasan dan padatnya aktivitas masyarakat, tumpukan sampah justru melonjak signifikan hingga menjadi perhatian serius.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mencatat total timbulan sampah selama periode libur Lebaran mencapai 18.990 ton. Sampah tersebut didominasi limbah plastik serta bekas petasan atau mercon.
Wilayah Kecamatan Waru dan Gedangan tercatat sebagai penyumbang sampah terbanyak, dengan titik dominasi yang berbeda tiap wilayahnya.
Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (KRTH) DLHK Sidoarjo, Vira Murti, menjelaskan bahwa peningkatan volume sampah saat Lebaran merupakan hal yang kerap terjadi setiap tahun, terutama dipicu aktivitas masyarakat yang meningkat selama momen perayaan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat supaya selalu menjaga lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan agar tetap bersih dan asri,” ujarnya kepada KabarBaik.co, Selasa (31/3).
Menurutnya, berbagai upaya sosialisasi telah dilakukan secara masif oleh pihaknya agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Himbauan ini sudah kami masifkan, baik melalui kanal media sosial maupun pesan berantai di lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menekan angka timbulan sampah, khususnya di momen besar seperti Lebaran.
“Kami berharap masyarakat Sidoarjo turut ambil bagian dalam menjaga lingkungan yang sehat dengan cara peduli terhadap sampah dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan,” pungkasnya. (*)






