​Sang Dewi dari Piemonte: Mission Possible Bandung BJB di Proliga 2026

oleh -288 Dilihat

KabarBaik.co, Bandung,- ​”Un sorriso splendido, un cuore gentile e un braccio potentissimo.” Sebuah senyum indah, hati yang lembut, namun dibekali tangan yang mampu melepaskan spike mematikan setinggi tiga meter.

Begitulah media Italia memahat sosok Giulia Angelina, outside hitter yang kini resmi mendarat di pelukan Bandung BJB Tandamata. Kehadirannya seperti sebuah deklarasi misi besar di tengah makin sengitnya berebut kursi final four Proliga 2026.

Lahir di kota kecil Grignasco pada tahun 1997, Giulia adalah produk murni dari kawah candradimuka voli dunia di wilayah Piemonte, Italia Utara. Dengan tinggi badan menjulang 193 cm, ia tumbuh dari level akar rumput hingga menjadi “meriam” yang menghiasi liga-liga elite Serie A1.

Kematangan mentalnya pun telah teruji di kancah internasional. Belum lama mengguncang Polandia dengan meraih gelar MVP di ajang Piala Super musim lalu. Kini, Giulia membawa seluruh reputasi besar itu ke Indonesia, siap menyalakan debut perdananya di Proliga 2026 Seri Malang yang berlangsung di GOR Ken Arok pekan ini (5-8 Februari).

​Di lapangan, Giulia adalah sebuah kontradiksi yang memukau. Di satu sisi, benteng pertahanan dengan reception sekeras batu dan jangkauan blok mencapai 284 cm. Di sisi lain, ia adalah predator yang haus poin. Manajemen BJB Tandamata bergerak cepat menyelesaikan proses administrasinya agar dia bisa langsung turun di Malang menggantikan Sonaly Cidrao.

Langkah strategis ini penting diambil demi satu tujuan pasti. Mengamankan satu slot Final Four dengan suntikan kekuatan tembak kelas Eropa.

​Di luar lapangan, sisi “cuore gentile” atau hati yang lembut itu terpancar nyata. Penggemar setia Juventus ini dikenal memiliki kepribadian yang humoris dan sangat adaptif. Teringat sebuah kelakarnya saat mengomentari pasta yang “terlalu matang”.

Kini, publik voli tanah air mulai berspekulasi dengan penasaran. Bagaimana reaksnya saat mencicipi hangatnya nasi goreng atau pedasnya sambal di sela-sela jadwal tandingnya di Malang? Kepribadiannya yang hangat diprediksi akan cepat mencuri hati para Bobotoh.

Debutnya di Malang bukan hanya soal angka di papan skor, tapi soal martabat dan gairah baru bagi tim. Giulia datang membawa profesionalisme level tinggi dan semangat Italia yang membara. Tidak hanya hadir untuk bermain, tapi untuk ikut mengangkat standar permainan Bandung BJB Tandamata.

Di klasemen saat ini, per 6 Februari, Bandung BJB berada di posisi ke-6 dengan 9 poin. Dari 7 kali main, 3 kali menang.Secara matematis, untuk bisa lolos ke final four, peluangnya tidak mudah. Tapi, bukan berarti tidak mungkin. Tetap sebuah misi yang mungkin (mission possible) dengan catatan.

Paling aman, harus menyapu bersih lima laga tersisa dengan skor sempurna. Dengan demikian, total mendulang 24 poin. Pada Proliga 2025, kursi terakhir (keempat) ditempati Gresik Phonska Plus dengan 19 poin. Tahun lalu, Bandung BJB gagal lolos final four karena cuma meraih 16 poin dari 5 kemenangan dan 7 kalah.

Nah, saat Giulia Angelina mulai melompat dan melepaskan serangan tajamnya, penonton akan menyaksikan bahwa Proliga 2026 memasuki babak-babak seru dan menegangkan. Sang Dewi dari Piemonte itu telah tiba.

Dengan senyum serta spike mematikan, akankah mampu membawa tim Pasundan kembali ke masa kejayaannya lagi? Silakan para volimania untuk menyaksikan aksi perdananya langsung di GOR Ken Arok, Malang, atau melalui siaran Moji TV atau Vidio. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardt


No More Posts Available.

No more pages to load.