KabarBaik.co – Di tengah riuh rendah teriakan penonton Proliga 2026, sosok bernomor punggung 14 di tim Jakarta Popsivo Polwan, termasuk di antara pemain yang mencuri perhatian penonton. Siapa? Ia adalah Sania Clarissa Putri, seorang libero yang kini menjadi simbol perpaduan sempurna antara ketangguhan atletis, pesona visual, dan kewibawaan abdi negara.
Perjalanan karier Sania tidak didapatkan secara instan. Bakatnya mulai terasah saat bergabung dengan klub voli legendaris asal Bandung, Wahana Express Group. Di bawah asuhan pelatih bertangan dingin, Sania digembleng dengan teknik dasar yang sangat kuat. Di klub inilah ia belajar bahwa menjadi seorang libero bukan hanya soal menerima bola, tapi soal keberanian dan pembacaan arah serangan yang presisi.
Nama Sania mulai meledak di kancah nasional saat melakoni debutnya di Proliga 2022 bersama Jakarta Elektrik PLN. Di usianya yang baru 18 tahun saat itu, ia sudah dipercaya mengisi posisi krusial sebagai libero. Meski bertubuh mungil (165 cm), kelincahannya mencuri perhatian publik dan membuatnya langsung memiliki basis penggemar yang besar.
Saat bergabung dengan tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (2023-2024), Sania semakin matang dan konsisten berada di jajaran libero dengan statistik dig terbaik. Lalu, Jakarta Popsivo Polwan (2025-Sekarang). Setelah resmi menjadi polisi, Sania bergabung dengan tim institusinya dan menjadi kunci stabilitas pertahanan Popsivo di musim 2026.

Tahun 2023 menjadi tonggak sejarah saat Sania lulus sebagai Bintara Polri melalui jalur prestasi. Kini menyandang pangkat Bripda, Sania menunjukkan dedikasi tinggi antara tugas kedinasan dan latihan voli.
Di usianya yang baru menginjak 21 tahun, Sania memilih untuk tetap fokus penuh pada karier dan belum memutuskan untuk menikah. Kepada sejumlah media kala itu, ia menyatakan bahwa masa muda adalah waktu untuk memberikan pengabdian terbaik bagi negara melalui kepolisian dan mengharumkan nama bangsa di lapangan voli. Status lajangnya ini pun membuatnya tetap menjadi salah satu sosok idola.
Di media sosial, netizen sempat menjulukinya sebagai pemain “gemoy” karena parasnya yang imut. Namun, di balik itu, Sania adalah sosok yang sangat disiplin. Kesehariannya kini terbagi antara tugas kepolisian dan jadwal latihan keras. Meski dengan popularitas, ia tetap dikenal sebagai “gadis rumah” yang sangat dekat dengan keluarganya di Cimahi dan selalu tampil stylish namun tetap rendah hati.
Sania Clarissa Putri adalah bukti hidup bahwa dedikasi pada hobi dan pengabdian pada negara bisa berjalan beriringan tanpa harus terburu-buru dalam urusan asmara. (*)









