KabarBaik.co, Nganjuk – Dunia peternakan tak melulu untuk orang tua. Membuktikan hal tersebut, Arnov Indar Ramadan, 23, putra kedua Mursyid, 55, pemilik Peternakan Sapi Baru Nganjuk, sukses mengubah citra bisnis keluarga menjadi lebih modern dan kekinian.
Di usia yang masih sangat muda, ia memilih terjun langsung mengurus sapi, memadukan hobi dengan strategi pemasaran digital yang canggih.
“Yang pertama itu hobi. Saya senang melihat sapi. Yang kedua, ya tentu menguntungkan,” ujar Arnov saat ditemui di lokasi peternakan, Minggu (3/5)
Kiprah Arnov di dunia peternakan sudah dimulai sejak usia 17 tahun. Meski sempat dianggap berbeda oleh teman-teman sebayanya, Arnov tak ambil pusing. Baginya, profesi ini justru memberikan fleksibilitas waktu yang membuatnya tetap bisa bersosialisasi dan menikmati masa muda.
Kehadirannya membawa angin segar bagi usaha keluarga. Sang ayah, Mursyid, mengakui bahwa kini dirinya justru banyak belajar soal teknologi dari sang anak. Pemasaran yang dulunya konvensional, kini bertransformasi menjadi lebih luas jangkauannya.
“Sekarang ini kan zamannya teknologi semua. Pemasaran bisa lewat online, TikTok, hingga YouTube. Saya belajar dari dia,” ungkap Mursyid, pemilik Sapi Baru Nganjuk, dengan penuh rasa bangga.
Tidak hanya soal promosi, Arnov dan ayahnya juga sangat ketat dalam menjaga kesehatan hewan. Mereka menerapkan standar perawatan tinggi untuk mencegah dan menangani penyakit seperti PMK dan LSD agar kualitas sapi tetap prima.
Menjelang Idul Adha 2026, stok hewan kurban dipastikan sangat aman dan melimpah. Dengan dukungan teknologi dan semangat muda, Sapi Baru Nganjuk siap memenuhi kebutuhan pasar lokal hingga luar daerah. (*)







