KabarBaik.co, Blitar – Satgas Pangan Kota Blitar melakukan inspeksi mendadak di sejumlah titik untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan, Jumat (13/2). Pengecekan dilakukan di pemasok daging ayam serta Pasar Legi.
Ketua Satgas Pangan Kota Blitar Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan adanya kenaikan harga daging ayam dan telur, namun masih tergolong wajar. Kenaikan tersebut dipicu oleh naiknya harga pakan ternak dalam beberapa hari terakhir.
“Di tingkat pemasok memang ada kenaikan harga pakan, itu yang berpengaruh ke harga jual ayam. Di pasar, pedagang mengikuti harga dari supplier,” kata Rudi, Jumat (13/2).
Di Pasar Legi, harga daging ayam tercatat berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 42 ribu per kilogram. Sementara itu, harga telur relatif stabil meski terdapat penyesuaian kecil di tingkat pedagang.
Satgas Pangan juga mencatat fluktuasi harga cabai yang cenderung meningkat. Meski demikian, ketersediaan bahan pokok di Kota Blitar dipastikan masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Rudi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penelusuran penyebab kenaikan harga. Satgas Pangan juga menyiapkan langkah lanjutan, termasuk operasi pasar, untuk mencegah penimbunan dan permainan harga oleh oknum pedagang.
“Kami pastikan stok aman. Pengawasan akan terus kami lakukan agar tidak ada spekulan yang memanfaatkan momentum menjelang Ramadan,” tegasnya.(*)






