KabarBaik.co, Bojonegoro – Menjelang Bulan Suci Ramadan 2026, Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga (Satgas Saber) Polres Bojonegoro bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kota Bojonegoro, Senin (9/2).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga sembilan bahan pokok (sembako) tetap terjaga. Sidak tersebut menyasar sejumlah toko sembako serta lapak penjual daging sapi dan daging ayam di kawasan pasar. Petugas memeriksa langsung harga jual dan ketersediaan berbagai komoditas penting, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging sapi, dan daging ayam.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan harga yang berlaku tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah. Selain melakukan pengecekan, tim gabungan juga berdialog dengan para pedagang untuk menggali informasi seputar pasokan barang, pergerakan harga, hingga kondisi distribusi di tingkat pasar. Upaya ini dilakukan untuk memperoleh gambaran riil kondisi pasar sekaligus mencegah potensi penimbunan maupun pelanggaran harga.
Kanit II Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Naim, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, stok dan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih terpantau aman dan stabil menjelang Ramadhan 2026. Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan sembako.
“Memang ada kenaikan pada beberapa komoditas, tetapi masih di ambang kewajaran dan tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP),” ujarnya.
Lebih lanjut, Naim menegaskan bahwa Satgas Saber Polres Bojonegoro bersama TPID akan terus melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala. Ia juga mengimbau para pedagang agar tetap menjual sesuai ketentuan harga serta mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying demi menjaga stabilitas pasokan dan harga sembako di Kabupaten Bojonegoro. (*)








