Satgas TPPKS Universitas Mataram Telusuri Video Asusila 13 Menit Diduga Mahasiswa KKN, Ini Hasilnya

oleh -132 Dilihat
Ketua Satgas TPPKS Unram dan mahasiswa yang dituduh sebagai pemeran video asusila. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Mataram – Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas TP PKS) Universitas Mataram (Unram) Joko Jumadi, menegaskan bahwa pihak kampus memberikan perhatian serius terhadap beredarnya video asusila berdurasi 13 menit 17 detik yang diduga melibatkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Joko menyampaikan, Satgas TP PKS Unram telah melakukan penelusuran awal untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar luas di media sosial. Penelusuran tersebut dilakukan secara cermat dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Hasil penelusuran kami memastikan bahwa pemeran dalam video asusila yang beredar di masyarakat tersebut bukan mahasiswa KKN Universitas Mataram,” tegas Joko, KabarBaik.co, Selasa (10/2)

Ia menjelaskan, berdasarkan penelusuran tim Satgas TP PKS Unram, video yang dimaksud diketahui telah beredar sejak 25 September 2005 dan lokasi kejadian bukan berada di wilayah Lombok Timur, sebagaimana isu yang berkembang.

Baca Juga: Beredar Video Asusila 13 Menit Diduga Mahasiswa KKN di Lombok Timur

Joko juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi langsung kepada kepala desa setempat. Kepala desa membenarkan adanya mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di desa tersebut, namun tidak mengetahui menahu terkait video asusila yang beredar.

“Kepala desa memang sempat ditanya oleh seseorang terkait foto mahasiswa KKN yang ditunjukkan kepadanya. Foto tersebut dibenarkan sebagai mahasiswa yang sedang KKN di desa itu. Namun, setelah dicocokkan, orang dalam foto tersebut tidak sama dengan pemeran dalam video yang beredar,” jelas Joko.

Lebih lanjut, Joko menyatakan bahwa Unram telah berkoordinasi serta menyampaikan klarifikasi kepada Direktorat Siber Polda NTB dan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) terkait kasus tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dan memberikan klarifikasi kepada Direktorat Siber Polda NTB dan Direktorat PPA agar informasi yang beredar tidak simpang siur,” ujarnya.

Joko berharap persoalan ini tidak terus dikaitkan dengan Unram, mengingat hasil penelusuran telah memastikan tidak adanya keterlibatan mahasiswa KKN Unram dalam video tersebut.

Ia juga menyebutkan hingga kini belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian terkait apakah kasus tersebut akan dilanjutkan atau dihentikan. Namun menurutnya yang mungkin dilanjutkan diarahkan pada pihak yang menyebarkan video asusila tersebut.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.