KabarBaik.co – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu memprediksi puncak peningkatan arus kendaraan selama libur panjang Isra Mikraj terjadi hari ini (17/1). Sebab, pada Jumat (16/1) kemarin, terlihat lonjakan volume kendaraan yang masuk ke Kota Batu diperkirakan mencapai 20 hingga 30 persen dibandingkan hari normal.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim mengatakan, peningkatan arus lalu lintas sudah terpantau sejak pagi hari, dengan kepadatan signifikan terjadi di jalur masuk Kota Batu melalui exit Tol Singosari. “Dari hasil pemantauan CCTV dan laporan petugas di lapangan, hari ini kami prediksi menjadi puncak arus kendaraan. Volume naik sekitar 20 sampai 30 persen dibandingkan hari biasa,” terang Kevin, Sabtu (17/1).
Menurutnya, kepadatan paling terasa pada rentang waktu pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, dengan dominasi kendaraan pribadi dari luar daerah yang masuk untuk berwisata. Mayoritas tujuan pengendara menuju kawasan wisata unggulan di Kota Batu.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Satlantas Polres Batu menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan atau trouble spot. Pengamanan difokuskan di Simpang 4 Arhanud, Simpang 3 Pendem, jalur menuju kawasan wisata Santerra, Alun-alun Kota Batu, hingga Jalan Diponegoro yang rawan padat pada sore dan malam hari.
Selain pengaturan manual, kepolisian juga menerapkan rekayasa lalu lintas situasional. Di Simpang 4 Arhanud, petugas memberlakukan lampu flashing serta memasang water barrier untuk mencegah kendaraan melakukan crossing yang dapat memicu kemacetan.
Sementara itu, di Simpang 3 Pendem, arus kendaraan menuju pusat Kota Batu diprioritaskan pada siang hari. Sedangkan pada sore hingga malam, prioritas dialihkan bagi kendaraan yang keluar dari Kota Batu guna mengantisipasi penumpukan arus balik. “Kami juga mengaktifkan jalur alternatif di kawasan Wukir untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas,” imbuh Kevin.
Satlantas Polres Batu mengimbau masyarakat dan wisatawan agar mematuhi arahan petugas di lapangan, memanfaatkan jalur alternatif, serta mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan di jam-jam puncak selama libur panjang. (*)







