KabarBaik.co, Malang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang memastikan kesiapan penuh dalam pengamanan kegiatan Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang diperkirakan akan dihadiri lebih dari 100 ribu jemaah.
Kasatpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada kelancaran serta kekhidmatan kegiatan keagamaan tersebut. Satpol PP menerapkan pola pengamanan berlapis dengan sistem dua shift setiap hari.
“Shift pertama bertugas mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB, sedangkan shift kedua dari 15.00 hingga 23.00 WIB. Setiap shift terdiri dari satu regu berisi 8 sampai 10 personel,” ujar Heru, Jumat (30/1).
Selain itu, Satpol PP juga menyiapkan personel cadangan yang disiagakan di Balai Kota Malang untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan setelah pukul 23.00 WIB. Secara keseluruhan, Satpol PP menyiagakan 7 hingga 8 personel setiap malam, dengan opsi penambahan personel sesuai kebutuhan situasi di lapangan.
Heru menegaskan, selama kegiatan berlangsung, seluruh taman kota tidak diperbolehkan digunakan untuk aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk keberadaan pedagang kaki lima (PKL) ilegal.
Untuk mendukung pengamanan skala besar ini, Satpol PP Kota Malang menyiapkan 100 personel, serta didukung 20 personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Adapun pembagian tugas teknis di lapangan akan menunggu arahan dan koordinasi lebih lanjut dari Polresta Malang Kota.
“Tentunya, kami berharap seluruh jemaah dan masyarakat sekitar dapat berperan aktif menjaga ketertiban serta menghormati nilai-nilai religius yang menjadi ruh utama peringatan satu abad NU,” jelas Heru.
Pengamanan juga dilakukan secara kolaboratif dengan unsur NU dan organisasi masyarakat. Dari PWNU direncanakan akan diterjunkan sekitar 500 personel Banser, sementara dari unsur Pemuda Pancasila (PP) disiapkan sekitar 150 personel dari Kota Malang, 50 personel dari Kota Batu, dan 50 personel dari Kabupaten Malang.
“Kolaborasi ini sangat penting agar Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU dapat berjalan aman, tertib, dan khidmat,” tegas Heru. (*)






