KabarBaik.co – Pembentukan Kementerian Haji (Kemenhaj) di Kabupaten Blitar masih terus berproses. Meski secara kelembagaan telah dilantik sejak 8 September 2025, penguatan sumber daya manusia (SDM) hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi.
Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Purnomo, mengungkapkan bahwa jumlah SDM yang disiapkan untuk mendukung operasional Kemenhaj di daerah masih sangat terbatas. Dari rencana awal lima orang, kini hanya tersisa empat personel.
“Awalnya memang disiapkan lima orang SDM, tetapi satu orang batal pindah, sehingga sekarang yang aktif tinggal empat,” ujar Purnomo, Rabu (28/1).
Dengan jumlah tersebut, ia mengakui kebutuhan SDM Kemenhaj di Kabupaten Blitar belum ideal. Untuk menutup kekurangan itu, Kemenag berencana melakukan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) dari internal Kementerian Agama.
Menurut Purnomo, proses rekrutmen akan dilakukan melalui mekanisme rekomendasi pimpinan, baik dari Kepala Kemenag Kabupaten Blitar maupun Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Skema ini dinilai penting agar SDM yang bergabung memiliki kompetensi dan pemahaman teknis penyelenggaraan haji.
“Pengisian SDM nantinya melalui rekrutmen ASN di lingkungan Kemenag, berdasarkan rekomendasi Kepala Kemenag atau Kepala Kanwil,” jelasnya.
Selain rekrutmen internal, Purnomo juga menyebut peluang pengisian SDM dari instansi lain masih terbuka apabila kebutuhan belum tercukupi. Namun, khusus untuk keterlibatan pemerintah daerah, hingga kini belum ada kepastian.
“Kalau dari unsur daerah, sejauh ini kami belum mendapatkan informasi yang pasti,” katanya.
Ia menegaskan, pemenuhan SDM menjadi faktor krusial dalam mendukung kesiapan Kemenhaj di daerah, terutama untuk memastikan pelayanan haji berjalan profesional dan terintegrasi. Proses tersebut, kata dia, akan terus disesuaikan dengan kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.(*)








