Sebut Pilkada Langsung Sebagai Pelaksanaan Kedaulatan Rakyat, Aliansi BEM Pasuruan Raya Tolak Lewat DPRD 

oleh -312 Dilihat
Aliansi BEM Pasuruan Raya. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pasuruan Raya menyatakan penolakan terhadap wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dalam pernyataan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah alasan terkait pentingnya pemilihan kepala daerah secara langsung. Koordinator Umum Aliansi BEM Pasuruan Raya, M. Ubaidillah Abdi mengatakan, pemilihan langsung merupakan bagian dari pelaksanaan kedaulatan rakyat. Memilih kepala daerah merupakan hak konstitusional warga negara yang tidak dapat digantikan oleh mekanisme lain.

“Pemilihan kepala daerah secara langsung menjadi sarana partisipasi masyarakat dalam menentukan kepemimpinan daerah,” kata Ubaidillah, Senin (12/1).

Hal senada juga disampaikan Bendahara Umum Aliansi BEM Pasuruan Raya, M. Faisal Harun. Dia menyampaikan bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD berpotensi memusatkan proses pengambilan keputusan di tingkat elite politik, kondisi tersebut dapat mengurangi keterlibatan publik dalam proses politik di daerah.

Faisal menjelaskan, mekanisme pemilihan tidak langsung juga dinilai berpotensi mengubah pola pertanggungjawaban kepala daerah yang terpilih. “Apabila jadi disahkan pemilihan oleh DPRD maka berpotensi para elite politik yang berperan, masyarakat hanya sebagian penonton,” terangnya.

Menurut Faisal, mandat anggota DPRD yang dipilih melalui pemilihan umum tidak mencakup kewenangan untuk memilih kepala daerah. Ia menjelaskan bahwa DPRD memiliki fungsi utama dalam bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan. “Pemilihan kepala daerah merupakan hak politik rakyat yang dilaksanakan melalui pemilihan langsung,” ujarnya.

Dengan penolakan ini akan terus menyosialisasikan sikap tersebut kepada mahasiswa dan masyarakat di wilayah Pasuruan Raya. Ia juga menyebutkan bahwa aliansi akan melakukan langkah advokasi lanjutan terkait perkembangan wacana tersebut. “Kita akan sosialisasikan kepada teman Mahasiswa dan masyarakat atas penolakan ini, apabila tetap disahkan akan dilakukan advokasi,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.