KabarBaik.co- Tasyakuran dan Silaturahmi Hari Jadi Ke-14 Komisi Informasi (KI) Provinsi Jatim, Selasa (14/5) siang berlangsung sederhana, khidmat dan penuh makna. Peringatan sebagai momentum refleksi keterbukaan informasi publik itu terasa makin istimewa. Sebab, para komisioner KI Jatim sejak awal berdiri pada 2010 juga berkenan hadir.
Beberapa di antara mereka adalah Djoko Tetuko (ketua KI Jatim 2010-2014), Imadoeddin (ketua KI Jatim 2019-2023), serta para komisioner periode sebelumnya seperti Zulaikha dan Herma Retno Prabayanti. Hadir pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemprov Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim Yosua Tjiptosoewarno, dan perwakilan Ombudsman RI Jatim.
‘’Kami berterima kasih atas kehadiran para senior, bapak dan ibu komisioner periode sebelumnya, yang babat alas. Kehadiran beliau-beliau ini menjadi penyemangat sekaligus doa bagi kami. Sebetulnya, mereka inilah peletak dasar dan prinsip-prinsip keterbukaan informasi di Jatim. Kami yang sekarang ini hanya meneruskan beliau-beliau,’’ kata Ketua KI Provinsi Jatim Edi Purwanto dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Edi juga mengajak semua yang hadir untuk membaca Alfatihah khusus kepada Isrowi Farida, komisioner KI Jatim 2014-2019 yang telah berpulang. ‘’Sekali lagi, melalui tasyakuran dan silaturahmi yang baru dimulai tahun ini, kami mohon doa, saran, dan dukungan dari segenap stake holder untuk dapat meningkatkan kinerja dalam hal mengawal Undang-Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik di Jatim,’’ paparnya.

Ke depan, lanjut dia, masih cukup banyak pekerjaan rumah untuk dilakukan. Beberapa di antaranya melaksanakan penilaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) di Provinsi Jatim untuk dikomparasikan dengan provinsi lain di seluruh Indonesia.
Selain itu, juga memulai persiapan monitoring dan evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi badan-badan publik di Jatim hingga Anugerah KI Awards 2024. ‘’Tentu juga terus melaksanakan tugas reguler seperti sosialisasi dan permohonan PSI (penyelesaian sengketa informasi),’’ tambahnya.
Khusus soal progres permohonan PSI, Kepala Bidang PSI KI Jatim A. Nur Aminuddin menjelaskan, perkara yang belum diproses masih ada sekitar 174. Sedang dalam proses ada sekitar 19. Jumlah itu merupakan sisa perkara yang teregister mulai 2019 hingga 2024. ‘
’Nah, pada 2024 (Januari-Mei) ini, sudah putusan sekitar 58 perkara. Baik itu melalui mediasi, ajudikasi, termasuk juga pencabutan dan gugur. Jadi, Alhamdulillah ada akselerasi yang cukup signifikan dalam menyelesaikan permohohan penyelesaian sengketa informasi,’’ ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Pemprov Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan Hari Jadi Ke-14 KI Jatim. Sebagai mitra, pihaknya berharap keterbukaan informasi publik di Jatim ke depan terus semakin membaik. ‘’Kami akan turut mengupayakan bagaimana sarana dan prasarana untuk KI Jatim sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan optimal,’’ kata perempuan alumnus ITS itu.
Dalam peringatan HUT ke-14 KI Provinsi Jatim tersebut, juga ada ucapan selamat dan doa melalui kiriman karangan bunga. Beberapa di antaranya dari Anggota MPR RI Ahmad Nawardi, Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi, Ketua DPRD Gresik HM. Abdul Qodir, Komisioner KI Jatim 2010-2014 yang kini menjadi Direktur Utama PT SIER Didik Prasetyono, dan Wakil Ketua KI Jatim 2019-2023 yang sekarang menjadi dosen Unesa Herma Retno Prabayanti. (*)









