Selamat Tinggal Bayern, Selamat Datang Arsenal: PSG Melenggang ke Final Liga Champions 2026

oleh -444 Dilihat
DEMBELE PSG
Ousmane Dembele, pencetak gol cepat ke gawan Bayern Munich.

KabarBaik.co, Munich- Allianz Arena sempat meledak dalam euforia sesaat ketika Harry Kane mencetak gol penyama kedudukan di detik-detik terakhir pertandingan. Namun, gol dramatis pada menit ke-90+4 tersebut tidak cukup untuk menghentikan laju Paris Saint-Germain (PSG). Meski laga berakhir imbang 1-1, PSG resmi melangkah ke final Liga Champions dengan agregat tipis 6-5, memupuskan ambisi comeback Bayern Munich secara menyakitkan.

Jalannya pertandingan adalah kisah tentang dominasi mutlak yang membentur pertahanan baja. Bayern Munich benar-benar mengurung pertahanan tamu dengan menguasai 60 persen bola dan melepaskan 505 operan. Namun, gol cepat Ousmane Dembele pada menit ke-3 menjadi beban mental yang sangat berat bagi tuan rumah.

Bayern terus menggempur, melakukan berbagai pergantian pemain untuk menyuntikkan energi baru, namun PSG bermain sangat pragmatis dengan membiarkan Bayern terjebak dalam penguasaan bola yang tidak efektif.

Berdasarkan statistik akhir, efektivitas PSG tetap menjadi kunci. Meski hanya menguasai 40 persen bola, mereka mampu menciptakan 14 tembakan dengan 7 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, dari 12 upaya Bayern, hanya 4 yang menguji kiper, termasuk gol Harry Kane di masa injury time.

Kane memang menunjukkan kelasnya sebagai predator kotak penalti dengan menyambar bola liar di menit 94. Sayangnya, peluit panjang segera berbunyi tepat setelah laga dimulai kembali, mengakhiri perlawanan heroik namun telat dari Die Roten.

Ketangguhan lini belakang PSG yang disiplin benar-benar menjadi kunci kemenangan agregat ini. Mereka sanggup meredam gelombang serangan Bayern meski terus digempur sepanjang babak kedua. Keberhasilan PSG bertahan dari tekanan masif ini membuktikan mentalitas juara mereka sebagai penyandang status juara bertahan yang siap mempertahankan takhta.

Dengan hasil imbang 1-1 tersebut, PSG berhak melaju ke final ke-3 mereka dan akan berhadapan dengan Arsenal di partai puncak pada 30 Mei mendatang. Bagi Bayern, gol Kane hanya menjadi catatan manis di tengah kegagalan pahit mereka melaju ke final ke-12.

Dunia kini menanti duel taktik antara PSG dan Arsenal, sementara Munich harus meratapi nasib setelah dominasi 505 operan mereka gagal meruntuhkan tembok kokoh dari Paris. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.