Sempat Kosong, Wali Kota Blitar Lantik 45 Kepala Sekolah

oleh -183 Dilihat
8bca1241 7b26 4416 92c4 8d1f82dca470
Pelantikan Kepala Sekolah oleh Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar resmi melantik dan mengukuhkan 45 kepala sekolah jenjang TK hingga SMP, Jumat (30/1).

Dengan pelantikan tersebut, seluruh jabatan kepala sekolah di Kota Blitar kini telah terisi. Termasuk 14 posisi yang sebelumnya mengalami kekosongan.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin melantik langsung puluhan kepala sekolah tersebut. Ia mengatakan, agenda pelantikan dan pengukuhan kali ini didominasi oleh pengukuhan kepala sekolah, seiring penerapan regulasi terbaru yang membatasi masa jabatan kepala sekolah maksimal dua periode.

“Dalam aturan terbaru, kepala sekolah dibatasi maksimal dua periode. Tadi ada dua kepala sekolah yang sudah menyelesaikan masa jabatannya dan kembali menjadi guru,” ujar Syauqul, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan, pengisian kepala sekolah juga dilakukan untuk sekolah-sekolah yang sebelumnya dipimpin pelaksana tugas (Plt) karena kepala sekolah lama memasuki masa pensiun.

Selain itu, dilakukan pula penataan dan reorganisasi di tingkat sekolah guna mendukung percepatan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Mas Ibin menegaskan agar para kepala sekolah yang baru dilantik maupun dikukuhkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya berpesan agar segera mempelajari seluruh SOP, peraturan, baik perwali maupun perda, dan bekerja berdasarkan aturan, bukan asumsi atau kebiasaan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Dindin Alinurdin, mengatakan pengisian jabatan kepala sekolah sejatinya ditargetkan rampung pada Desember 2025. Namun, proses tersebut baru dapat diselesaikan pada awal 2026.

“Yang kemarin ada 14 sekolah kosong, sekarang sudah terisi semuanya. Hari ini yang dilantik total 45 orang,” ujarnya.

Dindin menjelaskan, proses pengisian jabatan kepala sekolah telah dimulai sejak Juli 2025 dan melalui tahapan panjang. Salah satu persyaratan utama adalah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan.

“Dari 28 peserta yang mengikuti diklat, semuanya lulus. Sebanyak 14 orang langsung mengisi jabatan, sementara sisanya disiapkan sebagai cadangan untuk mengantisipasi kepala sekolah yang pensiun,” jelasnya.

Kepala sekolah yang dilantik dijadwalkan mulai aktif menjalankan tugas per 1 Februari 2026.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.